by

PT SMJ Melakukan Penambangan Pasir di Bibir Pantai Kubu Diduga Ilegal

-Berita-793 views

Koranpemberitaankorupsi.com ~ Pangkalan bun/Kobar – PT,SMJ pelaku usaha Tambang pasir dibibir Pantai Desa Kubu kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat(Kobar)provinsi Kalimantan tengah di duga ilegal dan seakan semua tutup mata,Ada apa?kamis(12/01/2023)

PT.SMJ di duga sebagai investor dari luar kalimantan sedang melakukan penambangan pasir dari bibir pantai dengan menggunakan Rakit dan mesin sedot yang terbilang cukup besar serta menggunakan pipa paralon yang berukuran sekitar 6 inc”

Penambangan pasir yang menggunakan rakit dan mesin sedot tersebut dari muara sungai desa kubu yang merupakan lintasan transportasi angkutan laut seperti Kapal antar pulau.

Saat awak media ini menerima informasi dari beberapa warga desa kubu kecamatan Kumai kabupaten kobar mengatakan adanya penambangan pasir dibibir pantai desanya menggunakan rakit pada,selasa(10/01/2023)siang,awak media inipun langsung turun kelapangan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Saat awak media tiba dilokasi yang di sebut,ternyata benar ada menemukan rakit yang diatasnya ada mesin yang cukup besar dengan pipa paralon yang cukup panjang dari atas rakit memanjang hingga sampai ke darat.

Saat awak media tiba dilokasi sudah tidak menemukan ada pekerja namun terlihat dari adanya bekas air dan pasir hasil penambangan di darat sepertinya para pekerja sedang beristirahat sehingga tidak ada yang bisa dimintai keterangan.

Dari informasi yang dikumpulkan dari beberapa warga yang tidak mau disebutkan namanya pelaku penambangan di atas rakit tersebut di duga milik PT.SMJ dan di duga tidak mengantongi ijin penambangan di sungai atau laut/bibir pantai.

Menurut informasi dari warga penambangan ini ada yang aneh,di duga tidak mengantongi ijin tapi seakan aman-aman saja.

Warga meminta kepada instansi terkait dan Aparat Penegak Hukum(APH)agar menindak pelaku jika terbukti melakukan penambangan pasir yang berpotensi merusak dan mencemarkan muara sungai dan laut agar menindak tegas.

Karna di duga dampak kerusakan lingkungan dan pencemaran muara sungai seakan tidak di Indahkan para pelaku.

Saat awak media mencoba menghubungi Dirut PT.SMJ inisial R melalui pesan singkat Di Whattshap(WA)untuk mengkonfirmasi terkait pekerjaan tersebut yang bersangkutan mengatakan silahkan konfirmasi dengan orang dilapangan,imbuhnya.

Terpisah,kamis 12/01/2023 pagi,tiba-tiba ada seseorang yang mengirimkan pesan singkat ke whattshap awak media ini sembari mengirim photo awak media yang saat mengambil dokumentasi dilapangan dengan capsion”apa maksud photo ini”.

Awak media inipun mencoba mengkonfirmasi pengirim photo tersebut sembari menanyakan”ini dengan siapa?

Dari hasil percakapan melalui pesan singkat dengan pengirim pesan yang tidak mau menyebutkan namanya yang mengatakan dirinya sebagai pengaman di lokasi tersebut dapat disimpulkan bahwa pengirim pesan merasa terganggu dengan kedatangan awak media dilokasi penambangan.

Lebih lanjut awak media inipun menanyakan”apakah bapak bisa dikonfirmasi terkait pekerjaan tersebut? Sipengirim pesan mengatakan itu bukan wewenangnya dan nanti akan dikonfirmasi dulu ke yang berwenang,ungkapnya.

Saat awak media mempertanyakan dapat darimana photo serta kontak person,sipengirim pesan mengatakan dari pusat.(Ronny)