by

Suara Ketua Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Se Provinsi Papua Tengah

-Politik-60 views

KPK | Melihat tayangan video live dari salah satu media elektronik Lapiero TV yang tayang sejak tanggal 03 November yang lalu dengan link berita, https://youtu.be/G1EDz9vEcmY.

Dalam rilisnya, Ketua Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat se Provinsi Papua Tengah, Petrus Badokapa meminta dengan tegas kepada Presiden Jokowi dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), terkait penunjukan Penjabat Gubernur dan Sekretaris Daerah (Sekda) khusus untuk wilayah Mepago Provinsi Papua Tengah tidak asal tunjuk.

Menurut Petrus, wilayah Mepago sudah dipenuhi banyak orang-orang dengan kemampuan SDM yang handal, kaya akan pengalaman, juga bisa dipercaya dan sangat memenuhi kriteria untuk memangku jabatan sebagai Penjabat Gubernur dan juga sebagai Sekretaris Daerah.

Untuk itu sebagai Ketua Asosiasi DPRD se Provinsi Papua Tengah, dirinya lagi-lagi mengingatkan Presiden dan juga Mendagri, untuk bisa menerima usulan dari seluruh masyarakat adat di wilayah Mepago. Sebab jika tidak demikian, bagi Petrus Presiden dan Mendagri telah melecehkan martabat dan harga diri seluruh masyarakat Papua, khususnya masyarakat di Provinsi Papua Tengah.

” Kita di wilayah Mepago tidak kekurangan orang pintar, sudah banyak orang dengan SDM yang bagus ada disana dan sangat memenuhi syarat untuk diangkat menjadi Penjabat Gubernur dan juga Sekda. Disana ada drg. Aloysius Giyai, M.Kes. Ada Aloysius Youw, S.Pd.,MM. Ada juga Marthen Ukago dan Petrus Agapa.
Mereka para senior kita ini sudah teruji dalam dunia birokrasi pemerintahan. Ada juga Petrus Wayne, beliau itu seorang Polisi berpangkat Jenderal Bintang 2. Di Papua Barat ada mantan Jenderal Polisi berpangkat sama, sudah pensiun tapi bisa di angkat Presiden sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat, orang kita sama. Jadi tolong pak Jokowi dan Mendagri, nama-nama yang tadi kami sebutkan itu harus dua diantaranya bisa dilantik sebagai Gubernur dan Sekda Provinsi Papua Tengah, jangan ada orang dari luar Mepago.,” tegasnya.

Sementara itu dukungan datang juga dari LSM Wadah Generasi Anak Bangsa (Wagab) Provinsi Papua, kepada media ini Senin (07/11), dirinya turut menyampaikan permohonan yang sama kepada petinggi negara ini. Kepada Presiden dan juga Menteri Dalam Negeri, agar tidak mengabaikan apa yang menjadi tuntutan permintaan dari Ketua Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah se Provinsi Papua Tengah yang mana mewakili seluruh lapisan masyarakat wilayah Mepago.

” Saya juga mau bilang ke Presiden kita dan Mendagri begini; Bapak berdua, kita di Papua tidak mau tahu, pokoknya pelantikan Penjabat Gubernur dan Sekda untuk Tiga wilayah Provinsi baru harus orang asli yang berasal dari daerah itu, tidak terkecuali. Untuk wilayah Provinsi Papua Tengah, kami sangat mengharapkan sederet nama yang diusulkan itu, dua diantaranya harus dilantik, ” INI HARGA MATI”, diluar itu jangan. Sebab akan kami anggap sebagai bentuk penghinaan dan pelecehan terhadap OAP,” pinta Yerry.

Ia juga menilai dari kacamatanya, kalau bicara siapa yang akan memimpin atau nantinya ditunjuk sebagai Penjabat Gubernur dan Sekda Provinsi Papua Tengah berdasarkan rekam jejak dan prestasi, orang lebih tepat dan sangat cocok adalah drg. ALOYSIUS GIYAI, M.Kes.

Pasalnya Aloysius Giyai dimata Yerry memiliki kepribadian ganda, meskipun sebagai seorang Dokter Spesialis Gigi, tetapi sarat akan pengetahuan manajemen dan pengalamannya didunia pemerintahan sudah banyak meninggalkan bekas.

” Kalau besok sampai pak Aloysius yang naik jadi Gubernur, nanti lihat diantara Tiga Provinsi baru ini mana yang cepat perkembangannya. Sy yakin sekali Provinsi Papua Tengah lah yang akan jadi juaranya, ” timpal YBM. * (Nando)*