by

Ketua GERDAYAK Kobar Mengecam Kekerasan Kelompok Oknum Bank Titil

-Hukam-535 views

Koranpemberitaankorupsi.com | Kobar/Kalteng – Aksi kekerasan oleh kelompok bank Titil di kobar mendapat kecaman serius dari Tokoh Pemuda Dayak Kobar Wendy S Loentan aksi kekerasan tersebut sangat tidak patut apalagi yg menjadi korban adalah Ibu-ibu, jumat (08/07/2022).

Wendy S Loentan juga meminta kegiatan Bank Titil atau rentenir tidak boleh ada lagi kasian masyarakat, koperasi – koperasi yg berkedok bank jalanan harus ditertibkan dan saya akan menggerakkan anggota saya untuk melakukan sweping terhadap kelompok bank Titil atau koperasi jalanan tersebut, ungkap wendy.

Wendy juga berharap kepada masyarakat/kelompok usaha kecil untuk tidak terjebak dengan Pinjaman Bank Titil, lebih baik pinjam ke bank atau badan simpan pinjam yang legal dan diawasi ojk, tambahnya.

Dalam Uu no. 10 tahun 1998 tentang perubahan atas UU no. 7 tahun 1992 tentang Perbankan yang selanjutnya di sebut UU Perbankan, bank gelap di maknai sebagai seorang ataupun pihak yang melangsungkan praktek seolah-olah adalah bank.

Dalam pasal 46 ayat (1) junto pasal 16 ayat (1) UU Perbankan memberikan batasan perbuatan bank gelap yaitu menghimpun dana masyarakat berbentuk simpanan tanpa seizin Pimpinan Bank Indonesia dan karena belum ada dasar hukum spesifim dalam urusan Bank plecit nasabah bisa mendapatkan perlindungan hukum menurut Pasal 1320 KUHP perdata tentang syarat sah sebuah perjanjian atau kesepakatan, tutup Wendy. Wartawan:L/R