by

Kasus Pencurian Sarang Walet dengan Kekerasan Berhasil Diungkap Polres Lamandau

-Hukam-126 views

Koranpembetitaankorupsi.com | Lamandau/Kalteng – Satreskrim jajaran Polres Lamandau, Polda Kalteng berhasil mengungkap kasus pencurian sarang walet dengan kekerasan, senin (28/03/2022).

Kapolres Lamandau AKBP Arif Budi Purnomo,S.I.K., M.H yang di dampingi Wakapolres Kompol Novalina Tarihoran, S.T., S.I.K., M.I.K dan Kasatreskrim IPTU I Wayan Wiratmaja Sweta S.T.K., S.I.K., M.H saat menggelar konferensi pers menyampaikan, pelaku pencurian dengan kekerasan terhadap pengusaha atau pengepul sarat walet yang berjumlah 6 orang ini berhasil di ungkap Polres Lamandau di desa Bukit Raya, kecamatan Menthobi Raya, kabupaten Lamandau, provinsi Kalimantan Tengah, terang Kapolres

Kapolres juga menambahkan, pelaku ini selain melakukan pencurian sarang walet mereka juga melakukan kekerasan dengan membacok kaki korban dan masuk ke rumah korban secara paksa dan mulut korban pun di tutup dengan kain, jelas Kapolres

Pelaku berhasil mengambil sarang walet sekitar 60kg dan uang tunai sebesar Rp 180 juta, setelah melakukan serangkaian penyelidikan, Satreskrim berhasil mengamankan ke enam pelaku berinisial PD(26), SB(37), YY(32), MH(33), KR(23) dan WTP(28) di kabupaten Kotawaringin Barat. Pelaku seluruhnya ada 10 orang dan 4 orang masih dalam pengejaran.

Barang bukti yang kami amankan dari tersangka berupa, uang tunai sebesar Rp. 9.850.000,satu buah handphone merk Nokia warna hitam dan 1 unit mobil Avanza. Pelaku ini sebelum melakukan aksinya mereka terlebih survey lapangan dengan menggunakan mobil Avanza dan satu unit mobil Xenia dari Kotawaringin Timur menuju Lamandau.

Pelaku ini selain melakukan pencurian di daerah kabupaten Lamandau mereka juga melakukan aksinya di kabupaten Kotawaringin Barat, saat ini 3 pelaku pencurian sarang walet menjalanu proses sidik di Polres dan Lamandau dan 3 pelaku lainnya di sidik di Polres Kobar.

Pelaku tersebut akan di kenakan pasal 365 ayat(2) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara, tutupnya. Wartawan:Awi