by

Pemdes Madukoro Baru Salurkan BLT-DD Tahap Pertama

-Ekonomi-17 views

KPK | Lampung Utara – Pemerintahan desa (Pemdes) Madukoro Baru Kecamatan Kotabumi Utara Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mendistribusikan bantuan langsung non tunai bagi warga kurang mampu yang hingga kini masih terdampak pandemi Covid-19, Kamis, (24/03), di balai desa setempat.

Kepala desa (Kades) Madukoro Baru, Hamdi, mengatakan sebanyak 90 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) didesa menjadi prioritas utama penerima bantuan dari dana desa (DD) tahun anggaran 2022. Dari total keseluruhan, terdapat 4 KPM yang terpaksa harus diserahkan secara tunai bantuannya. Hal itu dikarenakan masih terdapat kesalahan data kependudukan, dan permasalahan tersebut kini sudah ditindaklanjuti.

“Tahap pertama ini kita prioritaskan bagi 90 KPM yang masih terdampak pandemi, dari jumlah tersebut, masih ada yang penyalurannya secara tunai, karena ada kesalahan pada data adminduknya,” jelas Kades Hamdi, seusai kegiatan.

Dalam kesempatan itu, Ia menghimbau para KPM dapat memanfaatkan bantuan untuk membeli kebutuhan pokok dan kebutuhan prioritas mengingat tak lama lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan.

“Saya berharap sedikit bantuan ini, bisa bermanfaat bagi mereka. Gunakanlah dana tersebut untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari, apalagi sebentar lagi bulan puasa, bijaklah dalam menentukan skala prioritas yang akan dibeli,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Pendamping Desa, Eka Putri Handayani, dalam sambutan singkatnya juga menyampaikan himbauan kepada para KPM terutama bagi KPM lanjut usia (lansia) agar memanfaatkan uang bantuan untuk membeli sembako, dan berobat.

“Saya berharap bantuan ini betul-betul dimanfaatkan, bagi bapak ibu yang sudah usia lanjut boleh menggunakan uangnya untuk berobat, atau membeli kebutuhan obat-obatan yang diperlukan,” tuturnya.

Ia juga menghimbau KPM agar segera melaporkan kedesa jika dana direkening sudah dicairkan, hal itu dikarenakan KPM harus menandatangani surat tanda terima bantuan untuk bahan laporan ke pusat.

“Jangan lupa kalau sudah dicairkan uangnya, segera melaporkan kedesa, juga nanti tanda tangan realisasi bantuan. Laporan tersebut akan diteruskan kepusat,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Kotabumi Utara, Andriyani Salim, menegaskan kepada seluruh KPM bahwa bantuan tersebut tidak ada potongan, jika terdapat oknum yang memanfaatkan momen ini, agar kiranya KPM segera melaporkan hal tersebut ke Kades ataupun langsung ke kecamatan setempat.

“Perlu diingat oleh bapak ibu sekalian, bahwa bantuan ini sama sekali tidak ada pungutan biaya, kalau nanti ada yang meminta bagian dari uang bantuan tersebut, segera laporkan ke Kades, atau langsung ke saya, biar langsung kita laporkan ke pihak yang berwajib,” himbaunya.

Nampak hadir dilokasi, unsur TNI-POLRI, perwakilan BPD, perwakilan LPM, dan seluruh kepala dusun desa setempat. Kegiatan berlangsung secara tertib, dan menerapkan protokol kesehatan sesuai himbauan pemerintah pusat.