by

Proyek PEN Simpang Bonglai Disoal, PUPR Lampura Diduga Kecolongan

-Daerah-394 views

KoranpemberitaanKorupsi.Com | Lampung Utara – Setelah bertahun-tahun kondisi jalan rusak dan memprihatinkan, Jalan menuju Kecamatan Abung tengah Kabupaten Lampung Utara akhirnya diperbaiki.

Pemeliharaan periodik jalan simpang bonglai sampai wilayah kantor kecamatan diketahui menelan anggaran yang bisa dibilang cukup fantastis. Nilai kontrak yang tertera pada papan informasi dilokasi tertulis hingga Rp1,9 miliar lebih, yang anggarannya bersumber dari APBD-Perubahan atas realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2021.

Namun dalam pelaksanaannya, diduga pekerjaan yang menghabiskan biaya miliaran rupiah tersebut dikerjakan tidak sesuai spesifikasi yang ada. Diduga ada kecurangan dalam volume pekerjaan, seperti ketebalan aspal hotmix, pekerjaan minor galian tanah, serta kualitas agregat campuran.

Pantauan dilapangan, terdapat titik-titik area pekerjaan yang ketebalan hotmixnya dibawah standar (dibawah 3cm), serta ditemukan beberapa retakan aspal (aus). Selain itu, hampir disepanjang jalan kodisinya di bergelombang (deformasi) dan keriting aspalnya. Begitu pula terhadap tanah bekas galian yang dibiarkan begitu saja tumpukan ya dilahan warga sekitar.

Salah satu pengendara motor yang melintas, Angga (42) mengeluhkan kondisi jalan yang baru saja selesai diperbaiki. Menurutnya kondisi jalan seperti bergelombang dan tidak rata.

“Kayak naik kuda mas, jalannya agak bergelombang disana itu (sambil menunjuk) dan enggak mulus semua jalannya, apalagi yg didaerah perkebunan gak ada rumah dan dibagian yang ditambal pakai (adukan) semen,” keluhnya dihadapan awak media, Sabtu, (19/03/2022) petang.

Terpisah, Kabid Bina Marga DPUPR Lampura, Yulias Dwi Antoro saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya, Minggu, (20/03/2022) petang mengatakan pihak PUPR Lampura melalui PPK dan PPTK langsung terjun kelokasi untuk memastikan perihal keluhan masyarakat. Kontraktor pelaksana juga sudah dihubungi dan siap menyelesaikan pekerjaan yang dianggap masih belum kelar.

“Tim sudah turun kelapangan, PPK dan PPTK sudah saya instruksikan turun, dari perusahaannya juga barusan menghubungi saya, mereka besok akan menyelesaikan sisa pekerjaan dilapangan,” jelas Yulias.

Saat disinggung terkait kontrak kerja yang saat ini sudah berakhir masa kerjanya, dirinya tak bisa menjawab. Ia kembali mengatakan pihak rekanan siap menyelesaikan.

“Ya itulah, cuma tadi kata PPK kontraktor nya Senin mau nyelesain pekerjaan,” tuturnya.

Diketahui pekerjaan pemeliharaan periodik jalan simpang bonglai – kantor camat Abung Tengah yang dikerjakan oleh CV. Jaya Marga Karya dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari telah usai. Kontrak kerja yang ditanda tangani 09 Desember tahun lalu diawasi oleh konsultan pengawas dari CV Tulang Jaya dengan nilai kontrak Rp1,9 miliar lebih dibawah pendampingan Kejaksaan Negeri Lampung Utara. (Hamsah)

News Feed