by

Warga Tuding Disdag Lampura Menahan Minyak Goreng

-Daerah-170 views

KoranPemberitaanKorupsi.Com | Lampung Utara – Hingga menjelang pukul 11.00, warga masih berkumpul menunggu antrian di Kantor Dinas Perdagangan untuk mendapatkan minyak goreng (migor) murah, Senin, 21 Februari 2022.

Meski telah dibubarkan secara resmi oleh pihak berwenang disana. Namun, tak menyurutkan antusiasme masyarakat mendapatkan migor murah dalam operasi pasar disana.

Mereka masih tidak percaya minyak habis, dan menduga sengaja disembunyikan (timbun). Dan hal itu terbukti, setelah beberapa saat Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Lampura, Hendri membubarkan giat pasar murah disana beberapa mereka berdesakan mendapatkan minyak meski dengan susah payah.

“Tolong ibu- ibu, bapak – bapak pulang. Sudah tidak ada minyak lagi,” ujar Hendri.

Tampak dibelakang, antrian semakin menumpuk mereka (warga) tak mau saling mengalah. Hingga beberapa diantaranya, khususnya orang tua terjatuh karena berdesak-desakan. Sebab, melihat masih dibagikan meski telah dinyatakan bubar.

“Kami minta dibagikan secara benar, kalau begini kan namanya ditimbun. Toh, buktinya ada warga yang masih menerima,” ujar salah seorang warga mengantri disana, Hamzah.

Namun, sepertinya itu tak membuat mereka sadar tetap berdesakan untuk mendapatkan minyak goreng kemasan murah. Nampak didalam ruangan, beberapa kemasan minyak goreng murah merk sip masih ada.

Dan warga tetap acuh, meski keadaan ricuh. Suasana pun masih tegang dalam pantauan disana, sebab warga yang belum kebagian masih menunggu.

Dan belakangan minyak goreng murah ditahan nyatanya dibagikan belakangan. Itu pun mereka yang mengendap – endap dibelakang. Sementara warga mengantri harus gigit jari dan pulang tanpa membawa apa – apa.(Hamsah)