by

Ada Sanksi Bagi Sekolah Gelar PTM ‘Kucing-Kucingan’

KPK | Kotabumi – Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara (Lampura) belum mengeluarkan rekomendasi baru untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Sekolah. Belajar mengajar masih dilaksanakan secara daring, hal itu dikarenakan belum adanya instruksi dari Gubernur Lampung dan surat keputusan Bupati Lampura.

Kepala Dinas Pendidikan, Mat Soleh menegaskan jangan ada yang membandel. Sekolah harus mengikuti aturan Pemerintah,”Jangan ada Sekolah yang menggelar PTM pada Senin besok, tidak ada PTM alasan apa pun dan semua masih daring hingga keluarnya keputusan Gubernur dan Bupati untuk pelaksanaan PTM,”ujar Mat Soleh dihubungi lalui ponselnya, Minggu (20/2)

Dijelaskannya, paparan Covid 19 masih tinggi di Lampung Utara dan demi keselamatan serta kesehatan anak didik semua sekolah baik Sekolah Negeri mau pun swasta wajib mematuhi aturan PTM,”Jika kami dengar atau kami ketahui ada Sekolah yang menggelar PTM di Sekolah secara ‘kucing-kucingan’. Maka, kami bersama tim satgas Covid akan melakukan penutupan sementara Sekolah tersebut serta memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah,” jelasnya.

Dirinya juga menegaskan, Sekolah Negeri mau pun swasta tingkat Dasar dan Menengah Pertama harus mengikuti aturan Pemerintah demi kebaikan bersama, “Bersabar, hingga ada keputusan resmi dari Bapak Gubernur dan Bupati untuk pelaksanaan PTM sekolah. Ingat jangan ada yang ‘kucing-kucingan’ gelar PTM disekolah, karena sanksinya sekolah tersebut akan kami tutup sementara dan sanksi tegas lainnya,”tegas Mat Soleh.

Ditambahkan Mat Soleh jika Pemerintah juga sangat berharap PTM disekolah kembali dilaksanakan seperti biasanya. Kembali, kondisi saat ini yang sangat membahayakan bagi para siswa dikarenakan cluster Sekolah maka kebijakan daring harus dilakukan,”Saya sangat berharap peran pihak Sekolah agar keselamatan dan kesehatan anak didik kita tetap terjaga, dan jika nanti PTM Sekolah sudah dapat dilaksanakan tentunya akan ada aturan Prokes yang harus dilaksanakan pihak sekolah secara ketat, jadi bersabar hingga adanya keputusan resmi untuk pelaksanaan PTM,”tukasnya.