by

Masyarakat Desa Sekoban Minta Pemda Fasilitasi Tuntutan dengan PT FLTI

-Daerah-173 views

Koranpemberitaankorupsi.com | Kobar/Kalteng – Masyarakat desa Sekoban,kecamatan Lamandau, kabupaten Lamandau menuntut plasma dari PT. FLTI dan meminta kepada pemerintah Daerah kabupaten Lamandau untuk memfasilitasi,( 08/02/2022).

Kades desa Sekoban Udara menyampaikan, masyarakat desa Sekoban tetap menuntut lahan HPK seluas 460 ha yang di kuasai oleh PT. FLTI untuk di jadikan konversi lahan plasma desa Sekoban dan meminta kepada pihak PT. FLTI untuk menjawab tuntutan masyarakat desa Sekoban dalam jangka waktu 6 hari, terang Udara.

Lebih lanjut Udara menerangkan. Sambil menunggu jawaban dari pihak perusahaan pusat maka sebagian lokasi yang di permasalahkan, pihak perusahaan di larang untuk beraktifitas terlebih dahulu dan masyarakat kami akan melaksanakan ritual adat Pinting tali/lumpang bagowar agar di lokasi tersebut tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, ungkap Udara.

Harapan saya sebagai kepala desa Sekoban agar permasalahan ini bisa di selesaikan dengan baik dan bisa ada win-win solution antara masyarakat dengan pihak perusahaan agar perusahaan bisa nyaman berinvestasi serta masyarakat mendapat manfaat dengan adanya investor yang ada di sekitar desa karena jika masyarakat tidak mendapat apa-apa maka tetap akan terjadi sengketa-sengketa lahan antara masyarakat dengan pihak perusahaan dan saya juga berharap kepada pemerintah daerah kabupaten Lamandau untuk memfasilitasi agar permasalahan ini bisa di selesaikan secara baik, tutupnya.

Pihak dari perusahaan PT. FLTI melalui humas nya Surya lewat pesan whatshapp di saat konfirmasi awak media mengatakan, kami dari pihak perusahaan menolak rencana pengambil alihan lahan perkebunan PT. FLTI sebagai lahan plasma karena selain berpotensi melanggar hukum dan merugikan pihak perusahaan sebagai lahan yang sedang berjuang melewati masa kritis akibat pandemi covid-19 dan juga tidak sesuai dengan kesepakatan bersama dan pihak PT. FLTI selalu aktif berkontribusi memberikan bantuan dengan masyarakat desa Sekoban dalam bentuk bantuan pembangunan rumah adat, perbaikan jalan dan jembatan, pembukaan Tapak Gereja serta memberikan bantuan honorarium bagi guru TK, ujar Surya. Wartawan:L/R