by

Lakukan Pungli Oknum Kepala Sekolah, Coreng Dunia Pendidikan

KPK | Tulang Bawang Lampung – Dimasa Covit – 19 hampir dua tahun Sekolahan di liburkan Pemerintah.
Guna mensiyasati agar tidak terjadi kerumunan dan untuk mencegah penularan Virus Covit – 19 , dan Siswa pun di wajib kan belajar di rumah masing masing. Dan sekolah pun tidak terlalu banyak kesibukan dan kegiatan.

Pemerintah pun selalu mengingatkan dan melarang pihak sekolahan untuk melakukan penarikan penarikan alias pungli kepada Siswa didiknya supaya mereka tidak terbebani.

Hal seperti ini, di duga Oknum kepala sekolah telah mencoreng nama baik Dinas pendidikan itu sendiri.

Maka pemerintah selalu mensiyasati hal itu, menganggar kan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) agar dapat meringan kan beban Siswa Siswa bersekolah dan dapat mencerdaskan Anak Bangsa.

Akan tetapi masih saja sering terjadi di lakukan oleh Oknum Kepala Sekolah demi meraih keuntungan Pribadi dengan berbagai macam alasan .

Seperti yang terjadi di Sekolah Menengah Pertama Negri (SMPN) 1 Gedung Aji Baru jalan Lintas Batu Ampar Suka Bakti, Kabupaten Tulang Bawang.

Informasi dari sumber yang enggan di sebut nama nya. Menjelas kan kepada Awak Media Selasa 25/01/2022 Siswa siswi di tarik uang parkir sebesar Rp 10.000 Persiswa dalam kurun waktu satu bulan
Kalau saya hanya sebatas tukang jaga Untuk pembayaran uang tersebut dari sejumlah Siswa saya kurang tau, berkemungkinan mereka membayar langsung kekomite Subangi atau ke TU Sekolahan,” papar sumber.

“Di tempat terpisah, Mariyamah membenarkan dengan ada nya penarikan dana untuk pembayaran parkir dari Siswa di sekolahan ini. Itu pun tidak semua Siswa dan Siswi membayar nya, di karenakan satu motor ada yang dua orang. Yang membayar hanya berkisar 180 motor.

Mengenai pengelolaan dana parkir itu di tangani oleh Komite dan TU sekolahanan.

Terkait masalah kegunaan dana itu, untuk membayar penjaga dan kegunaan yang lain, untuk kegiatan Siswa di Sekolahan. Seperti untuk kegiatan menari, kegiatan Covit dan lain nya,agar lebih jelas nya bapak bapak menanyakan langsung dengan Komitmenya, pak Subangi,” ucap nya.

Mengenai kepala sekolah SMPN 1 Gedung Aji Baru saat ini, belum dapat di konfirmasi, di duga sengaja menghindari wartawan.

News Feed