by

Kejari Lamandau Terima Pelimpahan Kasus Korupsi APBDes Kades Kinipan

-Hukam-207 views

Koranpemberitaankorupsi.com | Lamandau/Kalteng – Kejari kabupaten Lamandau resmi menerima pelimpahan kasus korupsi yang di lakukan kades Kinipan yang sebelumnya di amankan Polres lamandau,senin (17/01/2022)

Di kutip dari pemberitaan di salah satu media bahwa kasus tindak pidana korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) desa Kinipan tahun anggaran 2019 sudah di tetapkan sebagai tersangka pada agustus 2021,berkas perkara yang di tangani Polres Lamandau dan di nyatakan sudah P21 secara resmi di limpahkan ke Kejaksaan Negeri Lamandau.

Kapolres Lamandau AKBP Arif Budi Purnomo menyampaikan,berkas perkaranya sudah P21 dan sudah lengkap sehingga pada hari ini di limpahkan ke kantor Kejaksaan Negeri Lamandau,kasus yang menjerat Kades Kinipan Willem Hengky murni perkara Tipikor APBDes,kades ini di duga melakukan penyalah gunaan anggaran tahun 2019 pada pekerjaan pembukaan dan pembangunan jalan baru di desa sepanjang 1.300 meter dengan lebar 10 meter yang di laksanakan tahun 2017,terang Kapolres.

Kapolres juga menambahkan,pembukaan dan pembangunan jalan ini sebenarnya di laksanakan pada tahun 2017 tetapi item pekerjaannya di anggarkan tahun 2019 dengan objek yang sama dan di bayar dengan anggaran Rp 350 juta tetapi pada tahun 2019 pihak rekanan hanya mengerjakan pembersihan saja pada pekerjaan tersebut dan berdasarkan perhitungan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bersama Inspektorat pada tahun 2019 terdapat kerugian uang Negara sebesar Rp.270 juta bahkan pihak dari Inspektorat sudah memberikan kesempatan kepada kades Kinipan ini untuk mengembalikan kerugian Negara tersebut sehingga akhirnya di laporkan ke Polisi sebagai tindak lanjutnya,ujar Kapolres.

Untuk memastikan pelimpahan berkas dan tersangka dari Polres Lamandau,Kejari Lamandau resmi menahan tersangka dengan menitipkannya di tahanan Polres,tersangka langsung di antar ke Polres Lamandau oleh kasie Pidsus yang di dampingi Kasie Intel Kejari Lamandau.

Saat penerimaan berkas, Kajari Lamandau Agus Widodo juga menyampaikan,pihaknya akan akan memprosesnya dengan cepat dan profesional meski kami punya waktu 20 hari untuk memproses hingga berkasnya kami limpahkan ke Pengadilan dan kami akan berupaya semaksimal mungkin agar proses ini cepat selesai dan semoga saja tidak ada kendala serta berjalan dengan lancar,jelas Agus. Wartawan:L/R