by

Marak Judi Gelper,  AMTI Rohul Desak Kapolres Tindaklanjuti

-Hukam-81 views

KPK | Rokan Hulu (Riau) – Pengelola judi tembak ikan di desa dayo kecamatan tandun kabupaten rokan hulu masih bebas beroperasi meski tidak memiliki izin. Ironisnya, meski bebas beroperasi lokasi judi tembak ikan tersebut belum digrebek aparat penegak hukum. Hal ini menimbulkan tanda tanya bagi ketua Aliansi masyarakat transparansi Indonesia (AMTI) Rohul. Apakah ini ada hubungannya dengan dugaan informasi kalau yang punya meja judi tembak ikan dibacking oleh oknum aparat tertentu.

“Jika itu benar sungguh sangat perhatinkan, karna jelas dengan judi tembak ikan itu sudah sangat meresahkan masyarakat desa dayo khususnya” Ucap dendy Rahmanda kepada awak media.

Saya herannya dengan judi tembak ikan yang ada di kecamatan tandun ini, sudah lama beroperasi namun tidak pernah ada tindakan dari aparat penegak hukum khusus nya jajaran Polsek tandun sehingga saya menduga terkesan adanya pembiaran sehingga kegiatan judi meja tembak ikan di desa dayo tetap beroperasi dangan bebas”, cakap Dendy Rahmanda (2/12/21) kamis pagi.

Ditempat terpisah, seorang warga berinisial RM domisili diseputaran lokasi judi yang terletak di desa dayo Kecamatan tandun.

“Sudah hampir 1 tahun  judi meja tembak ikan ada di Desa mereka, tapi hingga kini aparat penegak hukum seolah tutup mata bagaikan tak peduli dengan kami masyarakat kecil ini”, ujar Warga

“Kami masyarakat kampung ini mayoritas kebun, hidup kamipun sudah susah untuk mencari duit. kalau judi meja tembak ikan itu masih dibiarkan dan bebas beroperasi, saya yakin akan banyak keluarga yang hancur dan berantakan gara gara judi tembak ikan itu di desa dayo ini. Karena itu kami meminta dan berharap ketegasan dari aparat penegak hukum di Kabupaten rokan hulu dan jajarannya untuk segera menggerebek dan menutup bisnis judi yang selama ini yang merasa kebal hukum karena tidak pernah digrebek aparat penegak hukum”, ujar ibu yg tak bisa di sebut namanya itu. (Rahmat)