by

Terkait Terbitnya SKPI Oleh Kemenag Garut, KLB Pastikan akan Seret ke APH?

-Daerah-79 views

Koranpemberitaankorupsi.com | Garut – Minggu,25/7/2021 Sebelumnya telah ramai diberitakan diseantero Garut, baik dimedia cetak maupun online terkait Terbitnya surat keterangan pengganti ijazah(SKPI), yang diterbitkan oleh kemenag kabupaten Garut sekitar pada bulan Mei tahun 2021 yang lalu, Selanjutnya SKPI tersebut digunakan oleh pemohonya(H. Dadang) untuk melengkapi salah satu persyaratan mencalonkan sebagai kepala desa mekarsari kecamatan Bayongbong Garut.

Perlu diketahui oleh khalayak, untuk mendapatkan SKPI tersebut, syaratnya harus ada dua orang saksi dalam hal ini(teman sekelasnya) yang membuat pernyataan bahwa sdr.H.dadang memang benar bersekolah madrasah ibtidaiyah Darul Qolam Nanjung dan dinyatakan lulus. Namun anehnya setelah Selesai pemilihan kepala desa, para saksi yang dimaksud beramai ramai menyatakan mengundurkan diri dan mencabut pernyataan yang dibuat sebelumnya.

Hal itu disampaikan oleh ketua Koordinator Kowalisi Lembaga Bersatu(KLB) Garut (ISKANDAR) kepada wartawan KPK dikediamanya dengan didampingi beberapa para ketua lembaga yang tergabung didalamnya.

Menyikapi perkembangan yang sudah diikuti selama ini, KLB menyatakan sikap akan menyeret kasus ini ke APH, dengan bukti petunjuk beberapa berita acara yang sudah kami kantongi dari berbagai instansi ujar Iskandar.

Masih kata Iskandar, jika para saksi untuk mendapatkan SKPI sudah menyatakan mencabut pernyataan yang sebelumnya mereka buat, seharusnya kemenagpun memutuskan sikap ‘ bahwa SKPI yang sudah diterbitkan tersebut merupakan hasil rekayasa, namun sampai saat ini kemenag Garut tetap bersikukuh bahwa apa yang sudah dilakukan sudah berdasarkan ketentuan peraturan yang berlaku.

Kamipun mempunyai keyakinan apa yang dilakukan oleh kemenag Garut ini merupakan dugaan perbuatan melawan hukum, yang diakibatkan oleh kelalaian dan ketidaktelitian salah satu instansi, sehingga menyebabkan kontroversi dan polemik sehingga memicu kagaduhan dimasyarakat tandas iskandar.

“Selanjutnya sikap kami jelas akan menyeret kasus ini kepada aparat penegak hukum(APH) dengan membuat Laporan pengaduan, insyaalah akan kami layangkan dalam minggu – minggu ini, agar semua persoalan terkait Terbitnya SKPI yang diduga adanya rekayasa jelas endingnya pungkas Iskandar. (S. Afsor/Tim Biro Garut)

News Feed