by

Diduga Oknum Guru SDN 05 Berabasan Alergi Wartawan

KPK | Mesuji Lampung – Dikira selebriti atau model, jiwa photografer oknum guru pengajar SDN 05 Brabasan memuncak ketika melihat kedatangan sejumlah wartawan dilingkup sekolah setempat, Rabu, 24/3.

Bermula ketika sejumlah awak media sedang melaksakan aktifitas harian sebagai pencari berita, mulai dari menggali informasi, jalin silaturahmi sampai untuk menjalin kemitraan yang saling membutuhkan dan berkesinambungan dengan mengedepankan prinsip simbiosis mutualisme.

Sebagai kontrol sosial, tentu awak media terlebih dulu melakukan koordinasi dengan perwakilan maupun objeq terkait.

Ironis, ditengah perbincangan salah satu awak media dengan guru olahraga atas nama Yosi pada jam kosong (tidak sedang melaksanakan proses belajar mengajar).

Tiba-tiba datang seorang guru bernama Zainawati langsung memberi instruksi dan melontarkan kata-kata kepada Yosi, “Yaudah, di photo-photo in aja,” ucap wanita berkacamata sambil menunjukkan prilaku tidak suka akan kehadiran awak media.

Terkait itu, wartawan koran pemberitaan korupsi Mesuji menyayangkan instruksi yang di sampaikan oleh Zainawati. Mestinya, sebagai seorang pendidik, ia harus memberikan contoh yang baik sama siapapun. Baik ucapan maupun prilaku.

“Kalaupun (Dia.Red) tidak suka atas kehadiran oknum wartawan lain yang sempat membuatnya tidak nyaman, jangan semua di sama ratakan. Karena beda orang, beda pula etika, maksud dan tujuannya. Apalagi kami baru pertama kali mampir kesini,” jelas Tim

Aneh, lanjut Tim kalaupun Kepala Sekolah SDN 5 itu santun melayani kedatangan wartawan, kenapa dia (Guru) yang nyuruh moto-moto. Masalahnya apa. Memang Zainawati itu siapa.

“Profesi wartawan bukan seperti selebriti atau photo model yang kedatangannya harus di photo atau di rekam secara diam-diam,” jelas Tab

News Feed