by

Kejaksaan Diminta Periksa Kades Sungai Bengkoang Terkait Dugaan Korupsi

-Daerah-773 views

Koranpemberitaankorupsi.com | Pangkalan Banteng/Kobar – Tidak heran saat ini banyak oknum kepala Desa tiba-tiba memiliki aset banyak setelah menjabat jadi kepala Desa.

Dari sumber terpercaya awak media koranpemberitaankorupsi.com mendapat informasi terkait penyelewengan Dana Desa oleh kepala Desa sungai bengkoang kecamatan pangkalan banteng kabupaten kotawaringin barat.

Jum’at (05/03/2021)seorang anggota BPD R.mengatakan”kami sudah sering mendesak kepala desa untuk memberikan laporan pertanggung jawaban terkait BUMDES,yang di duga diselewengkan sebesar Rp 190.000.000,00. tahun 2020,tapi kepala desa selalu menghindar,makanya hari ini kami desak untuk menunjukkan rekening Bumdes, ungkapnya.

Inisial R juga menambahkan, “Bukan hanya itu saja,di desa ini tidak ada keterbukaaan kepala desa, bahkan kami pihak BPD tidak pernah dilibatkan dalam pelaksanaan DD,tanda tangan kamipun cenderung di palsukan itu terbukti dari laporan akhir tahun kami tidak pernah tanda tangan tapi dilaporan ko bisa ada, masih banyak yang lainnya seperti 2020 kades menerbitkan 100 lembar SKT dan per SKT kades meminta Rp 1.000.000,00.tapi aneh nya di PAD desa ko ga ada masuk,termasuk pembuatan gorong-gorong dilaporan ratusan juta padahal yang di pasang hanya 6 buah gorong-gorong saja,pungkasnya.
Ditambahkan”latrit jalan pertanian hanya 10Rit tapi anggaran nya ratusan juta juga,anggaran pembinaan karang taruna dan PKK di laporan ada tapi pada kenyataannya karang taruna malah tidak pernah menerima bahkan pkk juga tidak merasa menerima.yang lebih mirisnya lagi,bendahara tidak pernah di libatkan dalam hal keuangan desa karena rekening desa di pegang langsung oleh kepala desa nya sendiri”,jelasnya.

Setelah tim media koranpemberitaankorupsi.com mendapat informasi ini yang langsung dari BPD desa,perlu dipertanyakan kinerja para instansi terkait dan inspektorat.

di minta kepada instansi terkait untuk mengaudit desa Sungai Bengkoang, baik itu Inspektorat,DPMD,Pendamping Desa Terkhusus pihak dari Kejaksaan Negeri Kotawaringin Barat. Wartawan:R/L