by

Diduga Wisata Bantaran Sungai Arut akan Tercemar Pabrik Penggilingan Daging

-Wisata-715 views

Koranpemberitaankorupsi.com | Pangkalan bun – Pemerintah Daerah Kotawaringin Barat beberapa tahun belakangan ini gencar membangun Destinasi wisata bantaran sungai Arut Di pangkalan bun.Dalam hal ini terlihat seperti di bangun nya bantaran sungai di kampung pelangi/kampung sega serta taman sungai bu’un.Pemerintah daerah tidak berhenti sampai disitu,ada juga kapal susur sungai, pemerintah daerah juga telah memprogramkan nol jamban yang mana dengan tujuan agar sungai arut tetap bersih dan tidak tercemar sehingga masyarakat yang menikmati wisata bantaran sungai dan kapal susur sungai dapat menikmati pemandangan nya.

Namun sangat di sayangkan sekali keindahan itu akan segera berakhir dengan adanya bangunan yang berdiri di bantaran sungai Arut tepat di depan pasar indrasari yang berdekatan dengan taman sungai bu’un, sehingga di duga akan terjadi pencemaran ungkap beberapa warga yang berada di bantaran sungai arut dan taman sungai bu’un.

Dari hasil konfirmasi tim media koranpemberitaankorupsi.com Rabu (24/02/2021)pagi, dengan Kabid pengelolaan pasar mengatakan,”bangunan itu bukan areal pasar melainkan areal Dinas perhubungan mereka nyewa dari Dinas perhubungan,bangunan itu juga milik individu,pungkas nya.
Lebih lanjut Kabid mengatakan,”mereka pihak yang membangun sudah di inisiasi oleh pemda melalui sekda,terkait estetikanya nya itu merupakan kapasitas dinas PUPR,dan pengelolaan nya pun tidak ada keterlibatan dari dinas pasar,pihak kamipun sudah menyediakan tempat penggilingan Daging di area pasar palagan sari sekaligus untuk menghidupkan pasar tersebut yang terletak tidak jauh dari bundaran Pancasila”,tutupnya.

Saat kami tim media koranpemberitaankorupsi.com konfirmasi ke Sekda Kobar melalui pesan singkat WA menyatakan “kalau soal membangun harus clear ijinnya melalui DPMPTSP,kalau ada ijin pasti ada quality incurance untuk kelola lingkungan tapi kalau penggunaan ruang dengan PUPR”jelas Sekda.

Dalam hal ini di duga,kalau bangunan itu tetap berdiri maka limbah dari pabrik penggilingan daging itu sangat berpotensi mencemari sungai arut dan juga menciptakan ke bisingan di sekitar taman sungai bu’un. Wartawan:R/L

News Feed