by

DPRD Mesuji Geram, Terindikssi Proyek Jalan Cor KTM Asal Jadi

-Daerah-184 views

KPK | Mesuji Lampung – proyek pekerjaan bangun jalan LC. Di jalan poros tanjung mas makmur KTM,mesuji timur kabupaten mesuji di duga asal jadi alias asal — asalan .

Pasal nya baru seumur jagung sejumlah bangunan proyek yang bersumber dari dana APBD mesuji berkisar 2,9 Milyar sudah pada terlihat retak dan patah.

Komisi tiga DPRD mesuji Parsuki mengata kan diri nya sangat menyayang kan. Di duga banyak nya proyek tersebut di kerja kan asal jadi dan tidak maksimal. Di mana bangunan jalan LC kurang lebih 1 kilo 7 meter yang terletak di jalan poros tanjung mas makmur yang bersumber dari dana APBD mesuji tahun 2020 sebesar 2,,Milyar .9 ratus juta rupiah.

Menurut Parsuki anggota DPRD mesuji telah meninjau ,langsung kelokasi dan pekerjaan tersebut . Telah selesai di kerja kan oleh pihak ketiga.
.
Parsuki mengaku,” setelah meninjau kegiatan itu,iya sangat kecewa .
Pekerjaan proyek jalan LC tersebut di kerja kan asal — asalan tidak mengutama kan kuwalitas pekerjaan.

Dugaan buruk pekerjaan terlihat dari keretakan2 dan terlihat pada patah jalan tersebut . Padahal pekerjaan baru di selesai kan bulan september kemarin tahun 2020.

Selain itu DPRD mesuji juga telah memanggil dinas terkait dan pihak ketiga untuk mempertanya kan kerusakan jalan LC tersebut. Apa kah proyek jalan tersebut akan di perbaiki atau di bongkar.

OPD dinas PU mesuji mengata kan. Kalau pun retak nya melintang itu harus di kampling ,tapi kalau retak nya Memanjang akan di bongkar. Sekasat mata memandang kurang maksimal. Apa lagi itu K,225 — K 250 kalau menurut kasat mata seperti hanya di siram sama aspal saja.

Padahal itu sudah di kordinasi kan ke pihak dinas PU mesuji. Itu harus di kating atau di potong karna jalan itu banyak keretakan dan pada patah sampai ke bawah.

Padahal rekomendasi dari OPD harus di kating atau di potong baru di siram aspal. Tapi kalau patah nya membujur panjang itu harus segera dibongkar., kalau hanya di siram aspal saja ,”ya itu hanya manifulasi data aja ,” kata parsuki.

Masih kata nya ,”kami sudah sampai kan ke pihak OPD bahwa pihak ketiga tidak kopratif. Ini lembaga besar yang memanggil tapi itu pihak ke tiga tidak hadir atas undangan DPRD mesuji. Menurut saya karna pihak ketiga tidak kopratif ,ya dengan sendiri nya sudah salah. Kalau pun merasa tidak ada masalah ,kenapa harus takut wong kita bukan Hakin dan bukan pula jaksa,” ucap Parsuki dengan tegas.(Tab)