by

Masyarakat Nilai Inspektorat Lampura Mandul Diduga Karena Balas Jasa Politik

-Daerah-352 views

Koranpemberitaankorupsi.com | Lampung utara – Sejak digulirkanya anggaran dana desa DD pada tahun 2016 silam guna membantu meningkatkan kesejahteraan masarakat di pedesaan agar benar benar di rasakan manpaatnya oleh seluruh warga masarakat di desa masing masing Hinga pada tahun 2020 carut marut pelasksanannya seolah tak ada pengawasan dari intansi intansi terkait salah satunya Insfektorat yang berwenang melaksanakan pengawasan dan menindak oknom oknum kepala desa yang menyalahgunakan kewenanganya dalam mengelola keuangan yang bersumbar dari pemerintah pusat ersebut.

Di beberapa wilayah masarakat lampung utara menilai kewenangan insfektorat sejatinya benar benar melaksanakan tugasnya dengan independen mengkros cek kegiatan pelaksanaan yang di duga bermasalah untuk dilimpahkan kepada Kejari dan polres lampung utara agar di proses secara hukaum tindak pidana korupsi tuturnya kepada kami awak media 21/01/21 di beberapa tempat yang berbeda .

Masyarakat menilai sejauh ini pelaksanaan kegiatan yang di lakukan oleh kepala desa yang memakai anggaran dana desa DD dari tahun 2016 Hinga lahir 2020 seolah di biarkan carut marut serta adanya dugaan korupsi tanpa kontrol dari insfektorat lampung utara. Sehingga oknum oknum kepala desa lebih leluasa mengelapkan dan mengkorupsi dana desa tersebut tuturnya kepada awak media,

Ketika awak media bertanya tentang kenapa insfektorat mandul masarakat menjawab dengan sambil tertawa ( bagai mana mau di periksa bang kan sebelumya yang memperjuangkan itu para kepala desa , jadi sekarang balas budi lah tuturnya)

Harapan semua masarakat kedepan dengan pimpinan yang baru yang di sampaikan kepada awak media terhadap insfektorat agar independen tanpa ada unsur balas jasa politik dan suap menyuap di intansi tersebut ,bekerja sesuai poksi dan kewenanganya, menjalankan tugas dengan sebenar bnarnya bila ada oknum kepala desa yang di duga korupsi turun periksa audit limpahkan ke pihak kepolisian atau Kejari biar di proses secara hukum , jangn melindungi oknum oknum yang menyalahgunakan kewenanganya, tutup mata tutup telinga seolah tidak tau ,, maka masarakat akan percaya kalo insfektorat benar benar ada , jangan datang ke lokasi hanya ngopi bareng makan bareng lalu pulng hanya reka Yasa sekedar turun lapangan tanpa ada hasil tuturnya..

Di sisi lain seorang kepala desa yang kami mintai pendapat dan tangapanya tentang dana desa yang di kelola oleh kepala desa mengatakan, ( Kalo boleh jujur bang bukan rahasia lagi kalo kepala desa di duga korupsi mungkin satu per empat saja yang benar benar melaksanakan amanah mnjadi kepala desa jujur dan terbuka sisanya ada dugaan bermain main dengan anggaran dana desa tersebut,

Satu bukti yang tidak bisa kita pungkiri ujar kepala desa yang tidak mau di sebutkan nama dan desanya ini mengatakan , Banyak kepala desa di lampung utara ini yang tidak memiliki usaha lain selain mnjadi kepala desa , walau ada itupun bisa di hitung penghasilanya setiap tahunya tetapi kita lihat dengan jelas bisa beli mobil mewah bisa bikin rumah mewah pasilitas rumah lengkap ini bisa jadi contoh nyata uang dari mana tuturnya kepada kami di kediamanya,

Bahkan beliau berkata kalo saja tidak ada dana desa seperti dulu mana mungkin bisa kebeli hal hal tersebut tuturnya. Maka harapan kepala desa yang satu ini agar kepala desa bisa memberi contoh baik jujur kepada masyarakatnya , terbuka transparan dengan anggaran yang di dapatinya , jangn menghilangkan kepercayaan masarakat kepada kepala desa yang benar jujur dalam melaksanakan amanah ini . kalo tidak mampu menjalankan tugas mnjadi kepala desa ya dengan legowo mundur . atau tidak mencalonkan lagi di periode ke depan ya,

Kalau memaksakan diri mencalonkan diri kembali , masarakat harus jeli apakah kinerjanya itu bagus transparan , kalo tidak jangan lagi di pilih ucapnya dengan tegas kepada awak media pada tgl 21/01/21 Di kediamnya
KPK Lampung Utara . (Red)