by

Tidak terima Diberitakan, Kakak Beradik SDN 1 Pasiran Jaya Blok No Wartawan

KPK | Tulang Bawang Lampunng – merasa kesal dan tidak terima di berita kan ,terkait dengan pengelolaan dana alokasi khusus (DAK) fisik tahun 2020. Yang di duga ada penyimpangan pemasangan baja riangan yang tidak sesuwai dengan sfek SNI.

SDN 1 pasiran jaya kecamatan dente teladas kabupaten Tulang Bawang provensi Lampung Kepala sekolah Bambang. Mendapat pembangunan ruang kelas baru (RKB) Senilai rp 517.500.000 Yang di suwakelola dinas pendidikan Tulang Bawang ke pihak sekolahan,SDN 1Pasiran jaya. Dengan penuh harapan pemerintah agar kegiatan sesuwai dengan harapan dan berkuwalitas SNI.

Namun na’as nya hasil dari pemantauwan awak media berapa kurun waktu yang lalu. Terdapat kejanggalan terkait baja ringan yang akan terpasang atau pun yang sudah terpasang di duga tidak mengunakan setandar Nasional Indunisia (SNI) yang asli. Contoh ada lambang logo

Di Ring baja ringan SUNPLUS .R,30,045,.AZ.100.20.07.11
Dan kencana intan ,mitalindo C.75/0.75/6M/BJ.LAS./AZ 100/SNI
Itu semua bisa di hilang kan dengan di hapus mengguna kan BBM jenis Primium.

Dalam hal penemuan awak media di SDN 1 pasiran jaya yang sudah di klarfikasi kan ke kabid SD hudayati dan sekaligus sebagai PPK .
Namun iya akan memanggil kepala sekolanya,” ujar dia.

Tapi setelah melakukan pemanggilan ,tentu saja pihak sekolahan berdalih ,mengata kan yang sesuwai dengan sepek dan petunjuk texnis nya.
Padahal semesti nya pihak dari dinas pendidikan dan kunsultan harus turun kroscek kelapangan untuk menyaksi kan atau melihat langsung ,sesuwai dengan hasil rekaman mau pun klif pidio awak media,yang sudah di bukti kan ke kabid dikdas atau Pejabat pembuat komedmen (PPK)

Bukan hanya jadi penonton atau pun berdiam diri.. Harus sesuwai dengan ucapan ,jika produk baja ringan yang di guna kan tidak setandar Nasional Indonisia (SNI) asli Maka harus di bongkar ,” cetus PPK.

Dalam hal pengelolaan dana alokasi khusus DAK fisik tahun 2020 yang di suwakelola kan ke sekolah tingkat sekolah dasar (SD) yang ber jumlah berkisar 53 sekolahan SD di kabupaten Tulang Bawang provensi Lampung terindikasi banyak penyimpangan . Dan dinas pendidikan Tulang Bawang terkesan tutup mata dan cuwek.

Begitu pun dengan kepala sekolah Bambang dan sodara nya ajis Merasa kesal dan tidak terima di berita kan wartawan media ini. Maka no telpn dan WA di blok.

Kami dari media sebagai sosial kontrol dengan ada nya pengelolaan dana alokasi khusus DAK fisik tahun 2020 Di sejumlah SD berkisar 53 sekolahan yang di duga banyak masalah . Kami mengharap dinas terkait sebagai penegak hukum di wilayah Tulang Bawang segera menindak lanjuti pihak oknum kepala sekolah yang suka bermain dengan hukum.terutama PR bagi para polisi dan kejaksan .

Sesuwai dengan kegiatan pengelolaan dana DAK di tahun 2019 kemarin ada beberapa oknum kepala sekolah yg telah di proses oleh kejaksaan . Mungkin hal itu akan terjadi ada seperti tahun sesudah nya ,perlu di tingkan kembali bagi ke jaksaan Negri menggala,untuk melaku kan pemanggilan ke pihak sekolahan mau pun dinas pendidikan Tulang Bawang,” keluh warga

News Feed