by

Fee Proyek Dinas Pendidikan Tuba Jadi Soratan Publik dan Penegak Hukum

KPK | Tulang Bawang Lampung – terkait dengan pengelolaan dana alokasi khusus (DAK) fisik tahun 2019 yang di suwakelokan dari dinas pendidikan Tulang Bawang ke pihak sekolahan, baik itu di tingkat sekolah dasar (SD) mau pun di tingkat sekolah menengah pertama (SMP)

Puluhan Kepala Sekolah di tingkat sekolah Dasar(SD) dan di tingkat Sekolah Menengah Pertama(SMP) di wilayah kabupaten Tulang Bawang,di panggil kejaksaan Negri Tinggi Menggala

Pemanggilan orang nomor satu dilingkungan pendidikan sekolah dasar(SD) dan sekolah menengah pertama(SMP) itu Diduga terkait ada nya setoran (fee) 12 persen kepada dinas pendidikan tulang bawang dari sekolah yang mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik di tahun 2019.

Menurut salah satu kepala sekolah di kecamatan setempat yang enggan di sebutkan nya mengatakan” Iya pak kami di panggil kejaksaan negri tinggi menggla melalui surat resmi di layangkan kepada ‘saya maupun temen-teman kepala sekolah lain yang mendapatkan bantuan dana alokasi khusus (DAK) fisik tahun 2019 kemarin yang di olokasi kan dari Dinas Pendidikan Tulang Bawang ke pada kami Senin (11/01/2021).

Saya dan teman-teman kepala sekolah lain Semuanya dimintai keterangan secara bergilir, terkait tentang keterangan setoran (fee) 12 persen, memang kami kata kan karena kami nurut perintah oleh kepala dinas pendidikan jadi kami di periksa oleh penyidik dari pagi pukul 08.00 wib, siang dan sore pukul 15.00 wib’.ucap nya

Lanjut nya”kami di panggil dan di minta keterangan terkait ada nya dugaan setoran (fee) 12 persen kepada dinas pendidikan tulang bawang.
di setiap sekolah ,ya kami mengata kan yang sebenar nya, yg minta setoran itu adalah kepala dinas pendidikan yang mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK ) fisik di tahun 2019 kemarin.pungkas nya.

Sampai berita ini di terbitkan kami para awak media mencoba meminta keterangan lebih lanjut terkait pemanggilan para kepala sekolah yang di panggil kejaksaan negri menggla. Namun pihak dinas pendidikan yang membidangi baik itu kabid SD mau pun SMP pada gak tau hal itu,lebih jelas lagi tanya kan langsuk kepada kepala dinas nya,” cetus kabid SD Hudayati senin 11/01/2021 di ruang kerja nya.

Aneh nya lagi secara kebetulan di masa covid 19 ,kadis pendidikan Tulang Bawang NR masih di karantina.

Di tempat terpisah,” pihak kejaksaan negri menggla kabupaten tulang bawang melalui bidang masing-masing mereka belum bisa di temui dengan dalih mereka masih lagi pada rapat internal .

News Feed