by

Dinilai Tidak Becus Urus Aknira, Mahasiswa Demo di Kantor Bupati

KPK | Nias Utara – Tahun-tahun terakhir Kabupaten Nias Utara selalu dihebohkan berbagai aksi oleh Mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Nias Utara (AKNIRA) terkait ketidak jelasan status atau legalitas Mahasiswa/i yang masih aktif maupun yang sudah menjadi Alumni, yang diketahui sebelumnya pernah beraksi hingga menyurati Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Utara sampai melakukan RDP di DPRD Kabupaten Nias Utara dengan keputusan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Utara berjanji akan melakukan kerjasama dengan Universita Sumatera Utara (USU) menjadikan AKNIRA menjadi PSDKU, dan dalam waktu dekat Pemda Nias Utara menandatangani MoU dengan USU. Namun alhasil hingga tahun 2020 ini tidak MoU antara Pemda Nias Utara dengan USU tidak ada, sampai pada Tahun Anjara 2020 tidak ada penerimaan Mahasiswa Baru di Akademi Komunitas Negeri Nias Utara (AKNIRA).

Menilai ketidak ada kejelasan tersebut maka gabungan Mahasiswa/i beserta Alumni bersama para Dosen Aknira melakukan aksi Demo di Kantor Bupati Nias Utara. 31/08/20

Dalam aksi tersebut pendemo menyampikan sikap agar Bupati Nias Utara memberikan kejelasan mengenai nasib AKNIRA bukan hanya sekedar janji menjanji saja seperti yang sudah berlalu-lalu seperti saat RDP di Kantor DPRD Nias Utara hingga Surat Kami kepada Bapak Bupati Nias Utara M. Ingati Nazara pada tanggal 26 Mei 2020 lalu yang hanya sekedar janji ke janji. Ungkap pendemo”

Haogosokhi Hulu selaku Wakil Bupati Nias Utara menemui para pendemo dan memberikan penjelasan bahwa Bupati Nias Utara bukan tidak berkenan menerima saudara/i mahasiswa maupun Dosen dari AKNIRA, namun kebetulan pada saat ini bapak Bupati lagi mengikuti Rapat Musda Partai Golkar sekepulauan Nias yang selenggarakan di Gunung Sitoli. Apabila berkenan kepada para Mahasiswa dan Dosen AKNIRA untuk kami wakili silahkan masuk keruangan untuk menyampiakan apa tuntutan atau yang akan disampaikan oleh Saudara/i terhadap Pemerintah Daerah tentang AKNIRA. Tuturnya”

Para pendemo menegaskan bahwa kami hanya ingin ketemu langsung kepada Bapak Bupati Nias Utara selaku Pimpinan Daerah, karena yang kami terima selama ini hanyalah janji ke janji. Maka pada saat ini yang kami butuhkan adalah bukan hanya sebatas janji melainkan adalah kepastian bagaimana nasib kami Mahasiswa AKNIRA apabila ditutup tanpa ada tanggung jawab Pemerintah Daerah Nias Utara, maka perlu kami tegaskan bahwa kami ingin ketemu langsung kepada Bapak Bupati sampai kapanpun kami siap menunggung dikantor ini. Tegas Pendemo”
Dalam kesempatan tesebut para pendemo menyampaikan 8 poin pernyataan sikap yakni :

  1. Harus ada kejelasan status AKNIRA peralihan ke PSDKU
  2. Menuntut kejelasan Mahasiswa untuk segera diwisuda dan memperjelas status Mahasiswa angkatan 2019-2020 termasuk status Alumni.
  3. Segera realisasikan dan penuhi janji Bupati Nias Utara tentang beasiswa bagi mahasiswa yang memiliki IPK di atas 3.00 dan SPP gratis bagi seluruh mahasiswa/i aktif.
  4. Mendesak agar Alumni terbaik Diploma AKNIRA TA. 2018/2019 segera menerima bea siswa alih jenjang seperti tahun-tahun sebelumnya.
  5. Terbitkan SK Dosen dan Kepegawaian Tahun 2020
  6. Percepat pencairan dan operasional AKNIRA TA 2020 agar aktifitas akademika dapat berlangsung sebagaimana mestinya
  7. Bayarkan honor Dosen dan kepegawaian sejak Januari 2020 hingga saat ini
  8. Apabila tidak diindahkan hingga tanggal02 September 2020 maka kami seluruh Dosen dan Kepegawaian akan melakukan aksi mogok dan berhenti melakukan kegiatan PBM di kampus Akademi Komunitas Negeri Nias Utara dan akan melakukan aksi kembali dengan massa yang lebih besar.
    Setelah massa berorasi lebih dari satu jam peserta aksi diterima oleh Wakil Bupati Haogosokhi Hulu dan Setda Nias Utara Yafeti Nazara, namun para pendemo menolak karena mereka hanya ingin ketemu langsung kepada Bupati Nias Utara M. Ingati Nazara selaku Pimpinan Daerah, namun melihat Bupati Nias Utara tidak ada ditempat maka massa kembali ke Tribun Nias Utara yang terletak dijantung Kota Lotu persis didepan Pendopo.
    Setelah beberapa saat para massa kembali melakukan aksi dikantor Bupati Nias Utara yang diterma kembali oleh Setda Nias Utara Yafeti Nazara dan mencoba meberikan penjelasan kepada para pendemo. Namun lagi-lagi para gabungan Mahasiswa dan Dosen tidak memercayai penjelasan dari Setda Nias Utara karena para massa hanya ingin ketemu langsung kepada Bupati dan setelah diketahui kembali bahwa Bupati Nias Utara tidak ada ditempat maka sekitar jam 16:30 WIB massa membubarkan diri secara teratur. Dalam aksi tersebut dikawal ketat oleh personil Polres Nias. F. NAZARA

News Feed