by

Diduga Anak di Bawah Umur Korban Kekerasan Ibu Kandung dan Bapak Tiri

-Hukam-240 views

Koranpemberitaankorupsi.com | Sampit/Kalteng.Warga Sampit di Gegerkan terkait di temukannya seorang anak kecil dalam keadaan banyak luka disekujur tubuhnya dan mengaku karena akibat sering di pukuli oleh kedua orang tuanya,minggu (23/08/2020)pagi.

Berawal dari saksi seorang warga penjual gorengan yang berada di Jl.kopi Selatan kecamatan MB,Ketapang Sampit.Melihat seorang anak perempuan yang usianya kurang lebih sekitar 6 tahun yang mendatanginya, anak tersebut dalam keadaan yang sangat menyedihkan dan memprihatinkan tidak terawat.

Dimana terlihat banyak memar pada bagian Wajahnya,anak perempuan itu mengaku nama nya LS beralamat di daerah kecamatan Baamang Sampit. setelah ditanya lebih lanjut mengapa badannya penuh luka memar,LS dengan lugu nya mengatakan bahwa karena sering di pukuli Ibu kandung dan Bapak tirinya,dan tiba LS di tempat tersebut waktu ditemukan di antar oleh kedua orang tua nya karena mau menemui nenek nya, namun di ujung jalan kedua orang tuanya menyuruhnya berjalan sendiri.

Kejadian tersebut tersiar cepat dan warga pun banyak berdatangan dan menanyai anak perempuan LS tersebut.warga melihat keadaan LS sangat tidak terawat,bagian wajahnya penuh luka memar hingga kebagian matanya,tangan kirinya terlihat bengkok dan bengkak dibalut kain,pada bagian punggung dan kakinyapun di temukan banyak memar membiru. dari keterangan LS ia mengalami keadaan tersebut karena habis di pukuli oleh Ayah tirinya yang bernama Sdr, Anto dan Ibu kandungnya sendiri.

Tersiarnya khabar penemuan anak kecil tersebut yang disampaikan ke Polres Kotim,Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin,S.I.K.,Msi melalui Kasat Reskrim AKP,Zaldy Kurniawan,S.H.,S.I.K.,M.H bersama anggota piket Langsung bergerak menuju TKP ditemukannya anak kecil yang di duga Korban kekerasan dalam rumah tangga tersebut dan langsung mengumpulkan informasi keterangan,serta membawa LS ke RSUD dr Murdjani untuk dilakukan Visume et repertum dan perawatan lebih lanjut.Sementara juga melakukan pengejaran terhadap kedua orang tua korban yang di duga menganiaya dan menelantarkan anak yang masih sangat di bawah umur tersebut.

Dalam keterangan konfirmasi Kapolres Kotim AKBP,Abdoel Harris Jakin,S.I.K.,M.Si yang langsung mendatangi dan melihat langsung kondisi korban saat dirawat di ruang ICU RSUD Dr,Murdjani sampit,mengatakan bahwa sangat prihatin atas keadaan yang dialami korban yang masih dibawah umur,yang mana seharusnya mendapat kasih sayang dari kedua orang tuanya.namun penanganan atas kasus dugaan kekerasan rumah tangga terhadap anak di bawah umur ini untuk sementara di fokuskan kepada perawatan penyembuhan luka-luka fisik serta pemulihan Psikis korban,dan prioritas selanjutnya proses lidik dan sidik tuntas.

Dalam kasus ini Kabid Humas Pol Hendra Rochmawan SIK,M.H menyatakan bahwa perbuatan orang tua tiri itu sudah diluar batas nilai kemanusiaan yang beradab.Anak usia kecil dan perempuan tidak mungkin bisa membahayakan dan melawan orang dewasa yang kuat, apabila memang merasa bukan amanahnya mengapa harus disiksa sampai lebam dan patah tangan sesuai info Polres Kotim.Untuk itu Polres Kotim dan Jajarannya harus segera menangkap dan memproses pelaku secara Hukum yang seberat-berat nya,Tegasnya. Wartawan:R/L

News Feed