by

Kelola DAK 2020, Kepala SD Muhammadiyah Mulyo Asri Diduga Kongkalikong

KPK | Tulang Bawang Barat, Lampung – SD Muhhamadiyah mulyo asri.
Mendapat kan peningkatan mutu pendidikan ,dana alokasi khusus (DAK) 2020. pembangunan ruang kelas baru (RKB) dua lokal.

pembangunan ( tailat),jamban siswa/guru. Rehap ruang kelas dua lokal ,yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK).tahun 2020.

Pembangunan jamban bernilai,Rp…103.647.000 (seratus tiga juta enam ratus empat puluh tuju ribu rupiah) Pembangunan Ruang kelas baru (RKB)dua lokal Rp…370.580.000 (Tiga ratus tuju puluh juta lima ratus delapan puluh ribu rupiah) Perenofasian dua ruang kelas berkisar lebih kurang rp,300.000.000 (tiga ratus juta rupiah.

Dana alokasi khusus (DAK) tahun 2020. Yang di kucur kan dari dana anggaran APBD,Kabupaten Tulang Bawang Barat,tahun 2020.

Melalui dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang Barat ,provensi Lampung. Mengalokasi kan ke pihak SD Muhhamadiyah Mulyo AsriDengan harapan agar dapat meningkat kan mutu dan kuwalitas dunia pendidikan yang terbaik dan lebih baik .

Namun pembangunan tersebut nampak terlihat kurang maxsimal
bahkan terkesan ada dugaan oknum kepala sekolah bermain main akan meraih untung yang lebih besar dari kegiatan pembangunan DAK ,2020 yang di alokasi kan kesekolahan. Dengan ada nya kurang pengawasan.
Baik itu dari pihak kunsultan mau pun dari pihak dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Tulang Bawang Barat.

Saat Terlihat dari pemantauwan beberapa awak media sabtu 07/08/2020.
pembangunan tersebut di duga tidak sesuwai dengan sfek yang sudah di rancang dan di atur dalam undang undang. Seperti pemasangan besi 10! inc dan dari jarak ke jarak kolong
cinci ke cinci berkisar 27 s/d 37 inc.

Aneh nya kepala sekolah SD Muhhamadiyah mulyo asri ,Rosidin terkesan sengaja menghindar dari para wartawn.

Beberapa kali saat di hubungi melalu telpon genggam dan di WA
Enggan di angkat dan di bales.

Di tempat terpisah ,” tenaga pekerja harian yang nama nya engan di sebut kan ,menyampai kan kepada wartawn pekerjaan tersebut di pihak ketiga kan (di borong kan) oleh kepala sekolah .

Kepala SD Muhhamadiyah Rosidin sampai berita ini di orbid kan ,belum dapat di konfir masi.(tim)

News Feed