by

Tiga LSM Garut Sayangkan DPRD Garut Terkesan Tunduk pada Eksekutif

-Politik-144 views

KoranPemberitaanKorupsi.com | Garut – Selasa,4/8/2020 tiga lembaga swadaya masyarakat(LSM) yakni LSM BERGERAK, LSM GEMASI, serta Perhimpunan GMPK Kabupaten garut melakukan audiensi di kantor DPRD garut. ;namun sangat disayangkan, kegiatan tersebut batal digelar lantaran sekda garut tidak hadir dalam audiensi tersebut dengan alasan yang tidak jelas, sehingga ketiga LSM tersebut malakukan aksi wolk out.

“Namun sebelum meninggalkan gedung DPRD koordinator lapangan LSM bergerak yang bernama Ardianto sempat menumpahkan kekesalanya, padahal kami sudah bersurat terlebih dahulu, intinya kami merasa DPRD garut sudah tidak ada marwahnya lagi didepan eksekutif teriaknya,

“Masih kata Ardianto’ melihat kejadian hari ini sangat miris dan ngeri melihat surat panggilan DPRD garut yang tidak digubris oleh seorang sekda ujar ardianto,padahal BKAD garut sudah terlihat hadir dan terlebih lagi pihak ketiga LSM yang tergabung telah memberikan toleransi perpanjangan waktu sampai 45 menit ujarnya.

“Namun sampai waktu perpanjangan habis, sekda garut belum juga kelihatan memasuki ruangan, lebih mirisnya dua anggota DPRD garut juga menunggu kehadiran sang sekda, ini bisa kami artikan dprd garut tunduk terhadap eksekutif kan? padahal anggota dewan adalah representasi rakyat, jika undanganya sudah tidak di indahkan, lantas bagaimana pelaksanaan pengelolaan pemerintahan dapat berjalan dengan baik tambah ardianto.

“padahal maksud kedatangan kami adalah hendak menanyakan mekanisme rotasi/mutasi yang telah diputuskan oleh bupati garut melalui SK bupati Nomor 821.2/Kep.876-BKD/2020 tertanggal 3 Agustus 2020, yang mana menurut pandangan kami keputusan bupati tersebut ada indikasi kejanggalan pada mekanisme penilaianya dan kami memohon agar sekda yang notabene selaku ketua TPK dihadirkan.

“menyikapi peristiwa hari ini Jelas sebagai lembaga/perhimpunan masyarakat kami akan menindaklanjutinya dengan menggelar aksi unjukrasa menyatakan pendapat dimuka umum, bahwa etika dan prilaku para elit pemerintah digarut tidak mencerminkan sebagai panutan bagi rakyat garut pungkas ardianto, (S.Afsor/Tim Biro Garut)

News Feed