by

Mantan Kades Dilaporkan Ketua BPD ke BPMPD dan Inspektorat

-Daerah-245 views

KPK | Melawi Kalimantan Barat – Mantan Kepala Desa Domet Permai Kecamatan Ella Hilir Kabupaten Melawi Kaliman Barat resmi di laporkan oleh Badan Permusawaratan Desa (BPD)ke BPMPD dan Insfektorat Kabupaten Melawi.

Laporan tersebut dengan nomor : 04/BPD/DP/2020 pada hari.senin/20/7 2020,berkaitan dengan dugaan Penyalah gunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

“Kami dari BPD Desa Domet Permai telah melaporkan persoalan ini ke pihak BPMPD dan Insfektorat Kabupaten, ada beberapa point dasar laporan kami,” ungkap Ketua BPD Hambali kepada media harian metropolita n.co.id

Hambali selaku Ketua BPD Desa Domet Permai dan perangkat nya, sudah mengadakan rapat dan musawarah dalam hal ini.

Laporan kami yang pertama yaitu mantan kades Ruslan Alias Len tidak pernah menbuat progres dan membuat berita acara kegiatan LPJ kepada BPD.

Mantan Kepala Desa kami tidak pernah melaksanakan rapat dan musawarah desa. jelas dalam hal ini ia melanggar peraturan Mentri Dalam Negeri nomor 113 tahun 2014 tentang pengelolaan dana desa yaitu Bendahara sebagai unsur pelaksana teknik tata ke lola keuangan Desa ( PTPKD) yang mempunyai tugas menerima, Menyimpan, Menyetorkan/Membayar, Menata usahakan, dan mempertanggung jawabkan penerimaan dan pengeluaran pendapatan Desa.

Yang kedua sambung Hambali,mantan kepala desa Ruslan jelas menyalah gunakan wewenang karena sampai sejauh ini Keuangan desa yang berasal dari DD 60% Dan 40% (APBN) dalam APBDes Tahun dari tahun 2014 hingga tahun 2020. Di kelola oleh mantan Kepala Desa sendiri.

Hampir setiap Tahun Dana yang masuk di kucurkan milyaran rupia h ke Desa Realisasi nya nya kami tidak boleh mengetahui penuh dengan rahasia.kepada masyarakat.

Padahal Berdasarkn amanat UU No 6 tahun 2016 tentang desa yaitu pasal 55 BPD mempunyai pungsi yaitu membahas perdes harus bersama kades menampung dan menyalurkn aspirasi masyarakat desa serta melakukan pengawasan kinerja kepala desa,juga ranah kami punya hak melaporkan penyalah gunaan Dana Desa yang tertuang dalam permendagri No 110/2006.

Maka dengan ini kami melaporkan nya terkait ada dugaan kuat ia menyalah gunaan Dana Desa sehingga tidak di realisasikan bahkan tidak ada kegiatan pembangunan dari Tahun 2017 -2019.

Selanjut nya Pada 2017 APBdes di muat untuk pembangunan jalan rabat beton dengan biaya sebesar Rp 190.000.000. juta tetapi tidak ada kegiatan pisik di lapangan,serta pembelian mesin perontok padi Rp 25.000.000. tidak di laksanakan nya. 2018 di muat dalam APBDes dengan nota bene pembelian Gas elpiji 3 kg untuk masyarakat, masuk dlm BUMDes di anggarkan sebesar Rp 132.057.000.tidak pernah di belanjakan dan tidak ada di jual ke masyrkat,tabung Gas elpiji di beli hanya sekedar pajangan saja sebanyak 8 tabung yang kosong.

Pada tahun 2019 di anggarkan untuk pembangunan Pos yandu lansia sebesar Rp 105.308.000.dengan ukuran 4×6 m bangunan tersebut sampai hari ini mangkrak tidak selesai hanya di bangun sebatas pondasi dan tiang saja.

Terkait dengan indikasi ini harianmetropolitan.co.id berusaha mengkonfirmasikan kepada mantan kades Domet Permai di nomor seluler nya di 0813 45002600 namun nomor yang hubungi tidak pernah aktip.

Hambali minta kepada inspektorat Kabupaten Melawi sebagai institusi yang masih kami percaya agar segera turun untuk meng audit Anggaran selama satu priode saudara Ruslan menjabat sebagai Kades sejak dari tahun 2014-2020. karna Dana Desa Domet Permai lagi di landa bencana penyelewengan di gunakan untuk kepentingan pribadi.

Harapan kami kepada lembaga penegak hukum,Kapolres Melawi dan Kejaksaan Bantulah selamatkan ke uangan yang sudah di amanatkan untuk pembangunan di Desa kami,karna di Desa kami masih serba keterbelakangan imbuh nya.(*Hasnan )

News Feed