by

Masyarakat Keluhkan Pelayanan SPBU di Way Jambu dengan Banyaknya Pengecor

-Berita-354 views

Koranpemberitaankorupsi.com | Pesisir barat lampung – Menindak lanjuti laporan masarakat pekon bangun negara, tanjungraya, way jambu serta marang kepada wartawan koran pemberitaan korupsi ( KPK) bahwa saudara Arip Santosa selaku penanggung jawab SPBU di kecamatan pesisir selatan( biha) kabupaten pesisir barat yang di duga menerapkan kebijakan yang merugikan masarakat kecil , terkait pembebasan pelaku usaha pengecor BBM yang mengatas nama kan kelompok nelayan yg berada di lingkungan wilayah kabupaten pesisir barat lampung.

sesuai dari surat pernyataan masarakat dari beberapa pekon/desa yang tersebut di atas yang di tanda tangani oleh 192 orang menerangkan bahwa mereka merasa sangat dirugikan di karna kan mereka lebih sering mengisi BBM di kios terdekat dengan harga Rp 10000/ liter .

Itu semua terpaksa kami lakukan di karnakan di SPBU sering kosong, habis oleh pelaku pengecor BBM dari berbagai wilayah di kabupaten pesisir barat .yang tanpa ada surat ijin usaha baik ijin dari kepolisian setempat atau dari pratin/ kepala desa .

Atas dasar tersebut di atas dan berdasarkan UU no.22 tahun 2001 , Pasal 53 tentang SPBU , Peraturan presiden 191 tahun 2014 dan Pasal 23 tentang BBM Kami masarakat dari beberapa pekon telah mencoba mengadukan hal tersebut ke pihak polres lambar pada tgl 12desember 2019 dan ke polda lampung pada tgl 29 januari 2020 namun semua itu tidak berhasil seakan akan penanggung jawab SPBU tersebut( arip santosa) kebal hukum,
maka dari itu kami masarakat lingkungan SPBU tersebut meminta kepada pihak yg berwenang untuk menegakkan aturan dan menindak tegas yang menyalahgunakan aturan serta bisa merugi kan masarakat kecil pada umum nya . Pesisir barat lampung ( muslimin dan tim )

News Feed