by

RSUD Biak Numfor Menerima Bantuan PCR dan TCM dari BNPB Pusat

-Berita-140 views

KPK | Biak, Papua – RSUD Biak Numfor sebagai salah satu Rumah Sakit Rujukan Covid-19, yang saat ini mendapat perhatian khusus BNPB Pusat berupa bantuan alat PCR dan TCM.

Plt. Dinas Kesehatan Biak Numfor yang juga selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, kepada media ini saat diruang kerjanya menjelaskan, bahwa belakangan ini pihaknya agak kesulitan dalam melakukan penanganan dikarenakan kurang adanya dukungan dari alat PCR dan TCM.

Tetapi dengan didatangkan alat mesin ini dapat mempercepat proses kerja dan hasilnya juga dapat segera diketahui, seperti yang diharapkan bersama. Rabu(18/06/20)

” Perluh juga diketahui masyarakat kalau alat ini baru tiba tgl 15 Juni kemarin, dan sementara petugas kita baru mengoperasikan mesin tersebut, jadi lagi ditraining, sehingga hasil pemeriksan Swab nantinya dapat dipercepat. Perlu diketahui juga bahwa mekanisme penggunaannya itu melalui proses Tracking yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan, yang mana jika pemeriksaan rapid test tersebut ada yang positif maka selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan Swab,” kata Duwiri.

Lagi dirinya menambahkan, ” Untuk pemeriksaan ini diperlukan alat yang dinamakan alat (PCR), dan untuk Pemeriksaan Swab akan dilaksanakan di RSUD Biak dan juga di Puskesmas Biak Kota, karena RSUD Biak telah mendapat bantuan Satu Unit Mesin FCR, dan Mesin (TCM), dari BNPB Pusat, dan juga dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pusat,” katanya.

Seterusnya kata Kadis, alat tersebut akan difungsikan untuk mendiagnosa pasien dengan TB Paru, Multi Transiksten dan Ketriknya adalah Ketrik Covid-19, yang dipakai untuk mendekteksi Corona Virus Disease 19.  Mekanismenya melalui proses Tracking, atau proses Penyilidikan Epimonologi.

Plt. Ka Dinkes pun berpesan kepada masyarakat, ” Perlu untuk diketahui juga bahwa, berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengetahui hasil Swab tersebut. Untuk mesin FCR dibutuhkan waktu 2 Jam paling lama dan mampu memeriksakan sebanyak 12 Sampel sekali masuk, untuk itu diperkirakan dalam sehari bisa diperiksa sebanyak 50 sampel atau Specimen Swab,” ujar Duwiri”

Selanjutnya kata Duwiri, untuk mesin TCM diperkirakan akan memeriksa sebanyak 25 Sampel dan diperkirakan dalam sehari Mesin- mesin tersebut, bisa memeriksa sebanyak 100 Sampel dalam sehari, proses ini dapat mempercepat pemeriksaan Sampel.

Dengan begitu kita dapat mengetahui pasti warga yang terpapar Corona Virus Disease-19.

Di akhir penjelasannya dirinya menyampaikan kepada masyarakat agar diketahui bahwa, keberadaan mesin tersebut telah di tempatkan pada  Rumah Sakit Umum Daerah Biak dan juga pada Puskesmas Biak Kota.

Pulah dilengkapi dengan Tenaga Analis atau Tenaga Kesehatan yang dapat mengoperasikan Alat itu, yang terdiri dari Satu Dokter Spesialis Pantologi Klinik, dan 10 Analis yang terbagi pada RSUD Biak dan Puskesmas Biak Kota. (Herison)

News Feed