by

Dialog Interaktif Tema Bhakti Polisi dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-74

-Ragam-301 views

KPK |Kota Jayapura – Bertempat di Media Center Polda Papua, dilaksanakannya dialog interaktif Polisi menyapa dengan tema “Bhakti Polisi Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-74”.

Hadir sebagai Narasumber yakni, Dir Lantas Polda Papua Kombes Pol. M. Nasihin, SH, Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol. Drg. Agustinus Mulyono Hardi. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal SH.

Menurut informasi yang dirilis Humas Polda Papua, bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dengan cara by phone, yakni Presenter memandu acara langsung di Studio Pro 1 RRI Jayapura, sedangkan Narasumber berada di Media Center Polda Papua.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal SH kepada Pers mengatakan, bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia lahir setelah Negara Indonesia Merdeka, sejak tanggal 19 Agustus 1945 dibentuklah Badan Kepolisian Negara (BKN) oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia.

Kemudian penempatan Kepolisian Negara Indonesia saat itu dalam lingkungan Mendagri dan pada tgl 29 September 1945, Presiden Soekarno melantik R.S. Soekanto Tjokrodiatmodjo menjadi Kepala Kepolisian Negara.

Seterusnya pada tgl 1 Juli dirayakan sebagai peringatan hari Bhayangkara berdasarkan penetapan Pemerintah tahun 1946 No. 11 sampai dengan 25 Juni 1946 Jabatan Kepolisian Negara yang bertanggung jawab kepada perdana menteri, sehingga tgl 1 Juli setiap tahun diperingati sebagai Hari Bhayangkara hingga sampai saat ini.

“Kami selalu memberikan sosialisasi setiap saat kepada masyarakat yang masih kurang peduli dengan adanya wabah Covid ini, mengingat berbagai upaya telah kami lakukan bersama dengan jajaran TNI, BNPB, POL PP, dan Pemerintah daerah untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat agar memahami bagaimana kita bisa hidup sehat untuk memutus rantai penyebaran yang ada di Papua”, tutur Kombes Kamal.

Segala upaya yang sudah dilakukan tim covid-19 dengan pembatasan waktu beraktifitas dari 26 Maret, pembatasan aktifitas transportasi laut udara, akan tetapi masih ada warga masyarakat yang tidak peduli dengan kesehatannya.

Itu dapat di lihat setiap hari, banyak pulah yang tidak memakai masker pada saat melakukan aktifitas sosial, serta tidak membawah andsinitezer sebagai upaya hidup sehat di tengah pandemi covid-19 guna memutus rantai penyebaran virus ini.

Kabid Humas dalam keterangan Persnya mengatakan, bahwa untuk sementara pelaksanaan kegiatan sosial akan dikurangi dan upacara peringatan HUT Bhayangkara akan digantikan melalui video coverence, juga melalui Media Sosial sebagai upaya untuk memutus mata rantai Virus Corona.

“Kami selalu memberikan petunjuk atau arahan dari Pimpinan kepada seluruh anggota, baik secara langsung maupun dengan memaksimalkan teknologi yang ada saat ini, dengan memberikan informasi kepada anggota agar selalu melaksanakan kegiatan Kepolisian sesuai dengan prosedur, supaya dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara baik dan profesional” cetus Kabid Humas.

Dalam kesempatan itu dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh Masyarakat, Forkopimda Steakholder atas dukungan dan bantuannya dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif, yang sudah dijalani saat ini.

Kabid juga berharap kepada seluruh elemen masyarakat, agar bersama – sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Papua.

“Mari kita menilai kebersamaan, kekeluargaan kita sebagai satu bangsa, dengan menjaga dan memelihara kesatuan dan persatuan bangsa sambil berpadanan pada Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sebagai pedoman kehidupan untuk menata hidup menjadi lebih bermanfaat dan berarti bagi kepentingan bangsa dan negara kita”, ujar Ka Humas Polda.

Dalam kesempatan lain, Dir Lantas Polda Papua Kombes Pol.M.Nasihin,SH mengatakan, bahwa untuk mendukung suksesnya peringatan Hari Bhayangkara ke-74 Polda Papua akan melaksanakan bakti sosial secara serentak pada tgl 26 juni 2020.

Inti kegiatan dimaksud adalah untuk membagikan sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 saat ini.

” Kami juga membagikan masker, memberikan donor darah, membagikan handsanitizer, ADP, kemudian kami akan memberikan SIM gratis, bagi masyarakat yang lahir pada tgl 1 Juli dan yang memenuhi syarat untuk membuat atau mendapatkan SIM, yakni dengan cara mendaftarkan diri dengan membawa E- KTP dan surat keterangan Kesehatan dari Dokter”, bilang Kombel Pol.M.Nasihin,SH

Lanjut Nasihin Dir Lantas mengatakan, hingga sampai saat ini menurut hematnya bahwa kesadaran masyarakat dalam berkendara masih kurang, itu dapat dilihat dari data yang ada.

Tingkat kecelakaan lalu lintas juga bervariasi, selain disebabkan oleh minuman keras (Miras) juga kurang terampilnya masyarakat dalam mengendarai kendaraan dan juga kurang mematuhi aturan, seperti tidak menggunakan pelindung kepala (Helm).

“Kami mempunyai Sub Direktorat Kamsel (Keamanan Keselamatan Ketertiban Lalulintas) yang tujuannya untuk mencegah terjadinya kecelakaan, dengan melakukan pendidikan masyarakat ke pelosok-pelosok sesuai dengan data kecelakaan yang banyak terjadi, contohnya disekolah dengan menghadirkan Polisi di sekolah sebagai inspektur upacara dapat memberikan pemahaman kepada adik-adik kita dan anak -anak kita, tentang keselamatan berlalu lintas di jalan. Mendukung itu kami juga ada program setiap tahun yaitu ‘Polisi Cilik’ ini dimaksudkan agar mereka bisa membiasakan diri sejak usia dini dan terbiasa tertib berlalu lintas ketika berada diatas kendaraan” ujar Dir Lantas.

Selain itu juga, Bhakti Sosial kepada awak angkot dan ojek yang terdaftar terkena dampak covid 19 pun mendapat bantuan dari Korlantas sebesar Rp 600.000,- untuk membantu meringankan beban hidup mereka, dan saat ini sudah berjalan tahap kedua. (Ndo)

News Feed