by

Pedagang Keliling Asal Sentani Dilarang Masuk Kota Jayapura oleh Walikota

-Daerah-270 views

KPK | Kota Jayapura – Dr. Benhur Tommy Mano, MM, yang akrap disapah (BTM) Walikota Jayapura dalam imbauannya mempertegas larangan kepada para penjual sayur dan ikan keliling yang berasal dari pasar Sentani untuk masuk dan berjualan di Kota Jayapura.

Bagi Walikota dirinya mengambil kebijakan itu untuk mencegah penyebaran covid-19, mengingat wilayah Pasar Sentani masuk dalam zona merah, untuk itu langkah tersebut diambil agar mencegah terjadinya penyebaran virus corona.

” Saya mendapat informasi ada penjual keliling asal Pasar Sentani yang datang dan berjualan di Kota Jayapura, mengingat ijin berjualan mereka disana hanya sampai jam 2 siang. Itu sebabnya mereka membawa barang dagangan mereka masuk Kota Jayapura, karena di lokasi pasar Sentani masuk dalam zona merah.” Tutur Walikota.

Dirinya Walikota mengatakan telah memerintahkan Jajarannya untuk mengawasi batas kota, bahkan BTM pun telah meminta kepada Kadistrik Heram dan juga Kalurah Waena agar bersama menjaga dan mengawasi keluar masuk orang di wilayah batas kota.

Sementara itu terkait dengan adanya temuan lima kasus baru, yakni para pedagang sayur keliling di Kota Jayapura yang terindikasi covid-19 yang hari kamis kemarin telah melakukan Rapid Test, dirinya BTM mengaku pihaknya telah mengambil langkah untuk mengisolasi ke lima pedagang yang dinyatakan positif itu.

” Kepada lima orang pedagang sayur yang kemaren hasil rapid testnya positif, saya minta koordinatornya untuk awasi dan segera lakukan isolasi mandiri, jangan berkecil hati, saudara harus kuat, kami akan tanggani ini dengan baik, kelima saudara yang terpapar juga akan diperiksa sampel Swabnya dengan metode PCR. Untuk para pedagang sayur yang lain silahkan beraktivitas seperti biasa, kepada mereka yang terpapar dan telah diisolasi, akan dilayani pelayanan kesehatan dengan baik, juga dengan makanan dan minuman mereka akan diperhatikan.” Pungkas Walkot BTM.

Sebelumnya Pemerintah Kota Jayapura telah melakukan rapid test massal terhadap 405 orang pedagang sayur keliling di kota Jayapura.

Dari hasil rapid test yang dilakukan di temukan lima pedagang sayur yang positif corona. Rapid test massal akan di lanjutkan juga untuk pedagang ikan keliling, Tukang Ojek, Sopir Taksi dan Pedagang di beberapa pasar yang ada di kota Jayapura.

” Semuanya tetap akan diakomodir, tergantung dari ketersediaan alat yang ada. Karena saat ini kita ada 2800 alat rapid test, tadi kita sudah gunakan 405 untuk Pedagang Sayur ditambah dengan 50 Petugas Dukcapil, ”kata Ketua Gugus Tugas Covid-19, Wakil Walikota Jayapura, Ir. H Rustam Saru, MM. *(Nando)

News Feed