by

Update: Pasien Positif COVID-19 di Papua Bertambah Menjadi 142 Orang

-Berita-325 views

KPK | Jayapura – Tidak berkurang kasus warga di Papua secara keseluruhan yang dinyatakan positif terjangkit COVID-19 terhitung minggu, 27/04/2020, ada penambahan 5 orang, sehingga total mencapai 142 orang.

Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Papua dr. Silwanus Sumule, pada Minggu malam mengatakan telah terjadi penambahan 5 orang dibanding Sabtu hari sabtu,25/04/20.

Penambahan lima kasus dimaksud itu masing-masing terjadi di; Kabupaten Jayapura 2 orang, Kota Jayapura 1 orang, Keerom 1 orang, dan Jayawijaya bertambah satu orang.

Data saat ini jumlah kasus positif COVID-19 di Papua tertinggi di Kabupaten Mimika tercatat 41 kasus, diantaranya 32 orang masih dirawat, 6 orang dinyatakan sembuh, dan 3 orang dinyatakan meninggal.

Menyusul Kota Jayapura dengan 39 kasus, 18 diantaranya masih dirawat, termasuk 4 ABK KM Dabonsolo, dan 18 orang telah dinyatakan sembuh serta 3 orang meninggal. Untuk kabupaten Jayapura tercatat 29 orang positif, 22 orang masih dirawat, 6 dinyatakan sembuh dan 1 meninggal. Sementara di Keerom 10 orang positif, 8 masih dirawat dan 2 orang sembuh, dan tidak ada pasien meninggal.

Di Sarmi 4 orang positif dan dua dirawat serta lainnya sudah dinyatakan sembuh. Untuk kabupaten Nabire tercatat 3 kasus positif dan ke tiganya masih dirawat. Untuk Jayawijaya tercatat 3 kasus dan ketiganya masih dirawat. Biak Numfor 2 kasus dan keduanya masih di rawat. Kabupaten Mamberamo Tengah dan Boven Digoel masing-masing satu kasus dan masih menjalani perawatan di RSUD Wamena serta RSUD Merauke yang jadi rujukan, bilang Sumule.

Lagi kata dokter, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) terus meningkat menjadi 4.023 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) 142 orang.

Dengan meningkatnya kasus COVID-19 diduga akibat belum maksimalnya pemberlakuan social distancing dan physical distancing.

“Masyarakat belum sadar pentingnya melakukan anjuran pemerintah, baik itu ‘Social Distancing’ dan ‘Physical Distancing. Yakni menjahukan diri dari keramaian dan berusaha menjaga jarak aman, demi keselamatan diri sendiri, orang lain dan untuk memutuskan rantai penyebaran virus corona,” ungkap dr. Sumule. (Nando)

News Feed