by

Hari Ke Tujuh Pencarian, Sekda Sarmi Oleh BASARNAS Belum Ditemukan

-Berita-301 views

KPK | Jayapura, Papua – Memasuki hari ketuju proses pencarian Plt. Sekda Sarmi, Falvius Yaas yang hilang pada hari Sabtu (11/4), di Pulau Liki Kabupaten Sarmi, hingga Jumat ini (17/4) belum ada juga tanda-tanda keberadaan korban.

Sementara Kepala Kantor Badan Sar Nasional Kabupaten Jayapura, Zainul Thahar di Sentani, kepada media mengatakan, bawah pencarian korban Plt. Sekda Sarmi yang dilakukan oleh tim SAR gabungan hingga saat ini belum juga membuahkan hasil.

” Sejak kemarin tim SAR gabungan bersama masyarakat nelayan telah melakukan pencarian sampai sebagian nelayan bahkan memilih menginap di Pulau Armo termasuk Tim kita Basarnas,” kata Zainul.

Zainul mengatakan, bahwa hari Jumat kemarin tim SAR kembali melanjutkan pencarian korban serta berharap agar korban segera ditemukan, namun belum juga di ketahui lokasi keberadaan korban. Korban yang adalah Plt. Sekda Sarmi dinyatakan hilang hari Sabtu lalu di Pulau Liki, dimana speed boat korban terbalik saat itu.

Beberapa korban yang ikut bersama dalam kecelakaan perahu itu dinyatakan selamat, namun Falvius Yaas, Plt. Sekda Sarmi hingga saat ini belum diketahui.

Melihat upaya dan kerja keras tim gabungan serta tidak adanya tanda-tanda yang berarti dirinya Zainul mengatakan, bahwa sesuai dengan Undang Undang Pencarian dan Pertolongan (SAR) No. 29 tahun 2014 pasal 34, bahwa operasi pencarian dan pertolongan dilaksanakan paling lama tujuh hari.

” Batas paling lama pencarian oleh Tim SAR dilakukan tujuh hari saja selanjutnya akan dilakukan pemantauan, mengingat tidak ada tanda tanda keberadaan korban. Namun saat dalam masa pemantaun apabila ada laporan indikasi keberadaan korban maka operasi SAR dapat dibuka kembali,” bilang Zainal.

Dirinya menambahkan, bahwa siang tadi Kepala Seksi Operasi SAR di dampingi Kepala Sumber Daya dan Koordinator Pos SAR Sarmi, telah bertemu Bupati Sarmi terkait dengan rencana penutupan operasi pencarian korban.

Edward Fonataba Bupati Sarmi, mengucapkan rasa terimakasih yang tulus kepada tim Basarnas dan unsur terkait yang telah membantu melakukan upaya pencarian korban selama tujuh hari.

Dirinya Bupati juga berpesan agar semua masyarakat nelayan yang hendak melaut untuk mencari ikan, agar sebaiknya menggunakan alat keselamatan diri, karena bahaya di laut kadang tidak dapat diprediksi dengan benar, pungkasnya. (Nando)

News Feed