by

Bupati Keerom Instruksikan untuk Bersatu Perangi Covid-19

-Daerah-573 views

KPK | Keerom, Papua – Muhamad Markum SH. MH. MM. Bupati Keerom mengimbau kepada seluruh Kepala Distrik, kepala Kampung, Ketua RT/RW agar bersatu padu untuk memerangi pencegahan penyebaran wabah Covid-19 atau Virus Corona daerah yang dipimpinnya.

“Saya sangat berharap agar Kepala Kampung dan Ketua RT/RW ikut berperan aktif untuk mengetahui warganya sekaligus mengimbau warga agar tetap menjaga diri, untuk tidak terlibat ditempat keramaian. Ini salah satu solusi untuk melawan dan mencegah penyebaran wabah Virus Corona yang sudah sampai di tanah ini,” ujar Bupati di hadapan para Kepala Kampung dan Ketua RT di Balai Kampung Dukwia, Sabtu (11/04/2020).

Hal itu disampaikan Bupati Keerom, lantaran dari hasil Rapid test yang dilakukan oleh Gugus Tugas penanggulangan Covid- 19 Kabupaten Keerom bersama Provinsi Papua, yakni 9 orang terindikasi reaktif dan 1 orang dinyatakan Positif penyakit Covid-19.

Diketahui bahwa Rapid test bukan untuk diagnosa pasti seseorang menderita covid-19 atau tidak, hanya untuk mengetahui antibody IGG dan IGM di dalam tubuh manusia. Namun untuk memastikan terjangkit virus Corona berdasarkan hasil tes yang dilakukan oleh pusat.

“Memang ditemukan 9 orang reaktif berdasarkan hasil Rapid Tes namun sampai saat ini dari hasil laporan yang disampaikan tim Gugus melalui juru bicara Gugus Covid-19 telah dinyatakan 1 orang positif,” tutur Bupati.

Dirinya juga meminta kepada RT/RW, Kepala Kampung dan Kepala Distrik untuk melawan dan mencegah percepatan penyebaran Covid -19 untuk itu semua warga harus menjaga agar kondisi mereka tetap sehat dan prima dan terus menjaga keseimbangan pola makan, tidur yang cukup dan dengan rajin berolah raga walaupun dirumah.

Peran aktif Ketua RT/RW untuk melakukan pengawasan bagi setiap warga luar yang masuk ke lingkungannya harus diperhatikan, dengan melakukan penyemprotan serta pembagian masker kepada mereka.

“Memang masker sangat sulit untuk didapatkan namun diharapkan dengan jumlah masker sebanyak 50 ribu, masyarakat bisa mendapatkannya,” bilang Markum.

Menurut Bupati, pihaknya bersama tim Gugus sudah melakukan sosialisasi terhadap penanganan Covid-19 di semua Distrik yang ada di Kabupaten Keerom. “Kami sudah melakukan penyemprotan disinfektan di tempat sarana prasana, di Kantor-kantor, Sekolah-sekolah, masjid, pura, Gereja dan rumah-rumah warga, “ paparnya.

Dengan adanya penyakit ini, Bupati Markum meminta warga agar tetap waspada dan selalu mencuci tangan dan wajib menggunakan Masker.

“kita tidak tau penyakit menular ini kepada siapa, tetapi ketika kita bersentuhan maka virus ini akan masuk dalam tubuh kita. Untuk itu saya menghimbau agar jangan ikut atau berada ditempat keramaian. Kalau tidak ada hal yang penting, lebih baik tenang di rumah, karena dirumah anda akan lebih aman dari virus ini.” Pungkas Bupati Markum, sambil berpesan agar tetap menjaga jarak aman. (Nando)

News Feed