by

Praktisi Hukum Harapkan Karantina Wilayah Demi Cegah Covid-19

-Ragam-519 views

KoranpemberitaanKorupsi.com | Lampung – Seorang pratisi hukum bernama Istanto SH, yg akrab di sapa Anto puji itu, menyerukan pemerintah memutuskan mengkarantina wilayah kabupaten/ kota di propinsi Lampung dan kota-kota besar lainnya untuk mencegah penularan virus corona makin meluas dan tak terkendali saat ini.

mengingatkan bahwa wabah Covid-19 sudah meluas di seluruh provinsi di indonesia. Jumlah kasus terinfeksi meningkat signifikan dan korban yang meninggal dunia bertambah banyak terus dari hari ke hari, sementara yang sembuh tidak banyak.

“Ini infeksinya sudah menyebar ke Provinsi yg ada di Indonesia, Bahkan saat ini di propinsi Lampung Jadi, tidak ada celah untuk lari dari corona, kecuali pemerintah kabupaten/kota yang ada di propinsi Lampung lakukan karantina wilayah

Seorang praktisi hukum muda ini, menyerukan pemerintah memutuskan mengkarantina wilayah Kabupaten Lampung utara dan kabupaten lainya yg ada di propinsi Lampung, untuk mencegah penularan virus corona makin meluas dan tak terkendali.

Anto Hew begitu dia lebih dikenal, mengingatkan bahwa wabah Covid-19 sudah meluas di seluruh provinsi di Indonesia. Jumlah kasus terinfeksi meningkat signifikan dan korban yang meninggal dunia bertambah terus dari hari ke hari, sementara yang sembuh tidak banyak.

“Ini infeksinya sudah menyebar ke seluruh provinsi Lampung. Jadi, tidak ada celah untuk lari dari corona atau covid 19, cetus Pria kelahiran 21 November 1982 ini

Dia menilai, anjuran agar masyarakat tetap di rumah saja selama wabah Covid-19 belum mereda tidak akan efektif untuk mencegah penularan. “Edukasi di rumah aja itu tidak akan efektif kalau Anda tidak melakukan tindakan represif.” Wabah corona sudah telanjur meluas karena Lampung tidak dikarantina sejak awal.

Karantina wilayah, katanya, berbeda dengan lockdown, meski dia tak menjelaskan pengertian keduanya. “Jadi, TUTUP/STOP. semua akses dari Lampung dan keluar Lampung. Khususnya kabupaten Lampung Utara tempat saya di lahirkan.

Hal ini Tidak bisa dilakukan kalau semua element masyarakat kompak antara pemerintah, kepolisian, TNI dan DPRD propinsi Lampung.

“Jika tidak ingin seperti negara negara lain yg sudah mewabah virus covid 19 ini, lakukan karantina wilayah sekarang juga. anjuran untuk berdiam di rumah ini tidak akan berguna. Infeksi tidak akan terkontrol kalau ada tindakan represif. Semua akan berantem. Ini sudah menyebar ke seluruh dunia bahkan bangsa Indonesia, sementara rumah sakit kita khususnya di kabupaten kota yang ada di propinsi lampung sangat kekurangan APD (alat pelindung diri).”

Begitu juga dengan anjuran agar orang-orang tidak mudik ke kampung halaman, sekarang maupun nanti menjelang lebaran Idul Fitri. Baginya, anjuran itu tidak akan banyak ditaati kalau tidak dibarengi dengan aturan tegas dari pemerintah.

Istanto mengaku, sangat memahami risiko mengkarantina wilayah atau membatasi pergerakan orang akan melumpuhkan kegiatan perekonomian. Namun dirinya tak memedulikan itu, terutama karena risikonya akan lebih besar daripada sekadar kelumpuhan kegiatan ekonomi.

Lagi pula, menurutnya, sekarang pun perekonomian sudah tak keruan—nilai tukar rupiah atau dolar Amerika Serikat sudah hampir 20.000 ribu; usaha kecil dan menengah banyak yang gulung tikar, industri pariwisata sepi, industri penerbangan lesu. “Mau ngapain lagi? Ini dilanjutkan atau tidak, ekonomi akan hancur,” katanya, mewanti-wanti.

“Melarang orang mudik tidak akan efektif kalau tidak ada sanksinya. Kalau tidak mau dispilin, buat aturan, buat perpres (peraturan presiden), apa pun. Karantina wilayah harus segera dilakukan,” ujarnya Anto.(Anto/Hamsah)

News Feed