by

SMPN 3 Banjaragung Diduga Pungli, Penegak Hukum Harus Tindak Tegas

KPK | Tulang Bawang Lampung – Sampai kapan dunia pendidikan dapat segera hilang di sekolah sekolah ,sepertinya oknum oknum yang bertopeng dunia pendidikan semangkin menjadi jadi seperti salah satu oknum kepala sekolah di SMN 3 Banjar Agung,kabupaten Tulang Bawang provensi Lampung

kasus yang mennimpa di SMPN 3 Banjar Agung . Kepala sekolah yang di pimpin oleh yuni dan pendamping komite seorang kepala sekolah SD Negri 1 DWT sebut saja Ely. Yang sempat viral di beberapa media ,terkait dengan pungutan pungutan ke siswa didik nya yang sudah di tentu kan nominal nya berkisar Rp 300,000 rupiah persiswa nya.

Dugaan pungli yang di lakukan oleh oknum pihak sekolahan terhitung dari tahun 2018 s/d tahun 2019 dan tahun 2020. Dengan berbagai kegiatan Seperti Usaha kebersihan sekolah (UKS) dan lomba siswa sekolah (LSS) Pemasangan dan pembuatan paping halaman sekolah. Dan terbakar nya gedung sekolahan,ada ruangan UKS ,ada ruangan Agama Hindu,ruangan OSIS. Sementara jumlah siswa nya cukup lumayan fantantis berkisar 338 s/d 380. Dengan jumlah yang di tentu kan maka pihak wali murid harus berupaya untuk melunasi kepada pihak sekolahan yang sudah di tentu kan.

Dimana dalam kasus pungli ini jelas jelas melanggar UU no 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi

Umumnya praktek pungli juga telah melanggar pasal 368 KUHP Dengan ancaman pidana dan jika pelaku merupakan pegawai negeri sipil maka akan dijerat pasal 423 KUHP Dengan ancaman hukuman pidana 4 tahun namun ,ada ketentuan pidana yang ancaman hukumannya lebih besar yakni pasal 12 e UU tipikor.

Tapi masih saja pihak sekolah melakukan pratek pungli dengan modus komite sekolah yang menjadi tombak sekolah, untuk mencari keuntungan dari wali murid, dengan modus bentuk sumbangan.

Hal tersebut terjadi di SMP Negri 3 Banjar agung,Kabupaten Tulang Bawang diduga melakukan pratek pungli.

Sehingga diduga yuni selaku Kepsek SMP Negri 3 Banjar agung “Lempar Batu Sembunyi Tangan ” Saat bertemu di dinas pendidikan beberapa hari lalu. Iya menjelas kan ,”saya tidak tahu hal itu ,semua nya sudah urusan komite dan pendamping komite. Coba bpk temui saya buk Ely kepala sekolah SD Negri 1 DWT ,” cetus nya.

Perlu di ketahui yang meng SK kan komite ada lah kepala sekolah yang bertugas di wilayah itu.(tim)

News Feed