by

Oknum Kepala SMPN 1 Banjar Margo, Diduga Jarang Ngantor

KPK | Tulang Bawang, Lampung – Seperti kita ketahui, pemerintah Pusat melalui Menteri Pendidikan Nasional telah menetapkan system dan tata cara Pendidikan dalam proses belajar mengajar untuk menciptakan SDM yang berkualitas.

Hal ini dapat di capai terutama dengan meningkatkan kualitas guru sebagai guru pendidik di sekolah yang Propesional, beberapa kebijakan itu telah di upayakan pemerintah pusat,

namun di samping itu pemerintah juga membuat peraturan tata tertib yang Wajib dilaksanakan pegawai negeri sipil (PNS) seperti yang tertuang dalam peraturan tata tertib tentang kedisplinan melaksanakan tugas kewajiban PNS,

program peningkatan mutu pendidikan dapat tercapai bila sang kepala sekolah tidak sungguh-sungguh bertugas menjalankan kewajibanya. Hal inilah yang harus menjadi perehatian pemerintah Dan pengawasan di tiap sekolah harus lebih diperhatikan.

Seperti yang Di temui awak media di salah satu sekolah SMP Negeri 1 Banjar Margo, kecamatan Banjar Margo kabupaten tulang Bawang,

Hal ini terungkap ketika awak media Bertanya kepada satpam sekolah Mengatakan kepada wartawan hari senin masuk sebentar,dan hari rabu juga masuk sebentar, bahwasanya oknum kepsek Suradi di sekolah tersebut jarang ngantor namun tetap menjabat menjadi kepala sekolah dan diduga kuat makan gaji buta. Ungkapnya, Rabu (11/3/20).

ketika awak media Berkunjung menemui kepala sekolah tersebut dalam beberapa Hari yang lalu yang bersangkutan tidak pernah Ada di ruang kerjanya tanpa alasan yang jelas.

Di Tempat yang Berbeda wayan kardi selaku wakakurikulum Mengatakan kepada awak media, Beliau itu tugas nya dari dinas pak, klo diya ga masuk ngantor beliau memberitau kami melalui komunikasi liwat HP, Apa lagi beliau itu ketua Hut tuba Dan ketua MKKS Dan sekretaris PGRI, jadi super sibuk sekali, cetus wayan saat di konfirmasi awak media di ruangan kepala sekolah suradi,

Lanjut wayan kardi, Saya Berharap Dengan kedatangan Temen-Temen Dari Mediya, kepala sekolah saya bisa Lebih aktip Lagi ngatornya, harapan nya,

Hal inilah yang menimbulkan pertanyaaan publik, apa ini di bebaskan atasannya ? atau tidak ada Teguran Dari dinas, Atau memang gajinya di bagi-bagi pada atasanya agar tetap aman walau jarang ngantor.

Diharapkan kepada pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, serta pihak Dinas terkait agar melakukan teguran pada oknum kepsek suradi tersebut, agar segera mengambil tindakan tegas ini menyangkut kedisplinan pengawai negeri sipil (PNS) Karena hal ini nantinya akan berdampak buruk bagi citra dunia pendididkan yang ada di Say Bumi nengah nyappur. (Tim)

News Feed