by

Marak Pungli di SD dan SMP, Disdik Tuba Terkesan Melakukan Pembiaran

KPK | Tulang Bawang Lampung – berbagai macam cara dan upaya yang di laku kan kementrian pendidikan dan kebudayaan (kemendibud) untuk mencerdas kan anak bangsa .

Agar dunia pendidikan di seluruh Nusantara, bisa menjadi suwatu motipasi ke ragaman ,untuk mencerdas kan dan meningkat kan kuwalitas dan kuwantitas.

Berbagai upaya yang di laku kan oleh pemerintah pusat . Program program melalui kementrian pendidikan dan kebudayaan (kemendikbud) Baik di bidang prasarana dan bantuan oprasional sekolah (BOS) Telah di kucur kan oleh pemerintah pusat.Agar dapat meringan kan beban bagi siswa siswi yang kurang mampu atau pun tidak mampu.

Tapi ,itu terkadang kala di mamfaat kan oleh segelintir oknum kepala sekolah . Baik itu di tingkat sekolah dasar (SD) mau pun sekolah menengah pertama (SMP) di Tulang Bawang

Seperti hal nya, di SMP Negri 3 Banjar Agung dari tahun 2018,tahun 2019 $/d tahun 2020 Selalu membebani siswa didik nya dari kelas 7,8 dan 9 Sekira Rp 300,000 rupiah persiswa Sementara siswa di sekolahan tersebut berkisar 338 s/d 380 siswa.

Tarikan dana yang di beban kan kesiswa didik dengan berbagai macam cara alasanan yang di sampai kan kewali murid . Namun sang wali murid tidak bisa berbuat banyak ,kepada pihak sekolahan ,karena mereka mengharap agar anak nya bisa bersekolah,menuwai harapan orang tua.

Cantoh kecil di SMP Negri 3 Banjar Agung beberapa bulan yang lalu tiga ruang terbakar.
Ada ruang OSIS
Ada ruang Agama hindu
Ada ruang UKS
Siswa kelas 7
Siswa kelas 8
Siswa kelas 9
Total lebih kurang 338s/d 380 siswa di bebani rp 300,000 rupiah persiswa

Dan untuk biaya usaha kebersihan sekolah (UKS)dan LSS tahun 2020 lagi lagi siswa siswi pun terbebani sebesar rp 300,000 rupiah persiswa nya.
Dari kelas 7
Kelas 8 dan kelas 9.

Namun hal ,yang seperti ini ,yang sering di lakukan oleh oknum kepala sekolah mau pun pendamping komeite atau pun komite Terkait dengan kepala sekolah Yuni,saat di mintai keterangan ,waktu ke dinas pendidikan beberapa hari yang lalu ,iya berkilah itu bukan urusan saya,itu sudah di serah kan kepada pendamping komite atau komite nya,” ungkap nya.

Sementara yang mengeska kan komite ada lah kepala sekolah.Hal ini,” dinas pendidikan kabupaten Tulang Bawang terkesan Tutup mata dan di duga mengelegal kan nya.

Apakah ,”memang pihak dinas pendidikan Tulang Bawang. Harus tutup mata, atau memang harus berdiam diri dengan ulah oknum kepala sekolah yang di duga mamfaat kan kesempatan dalam kesempitan. Seharus nya pihak dinas pendidikan tulang bawang segera mengambil sikap yang tegas ,bukan berdiam diri. Setidak nya memberikan pencerahan Dan segera menindak lanjuti oknum oknum kepala sekolah yang melaku kan pungutan liar (pungli) Kesiswa didik nya.

Kalau pun itu sumbangan tidak seharus nya di tentukan nominal nya,bisa satu juta,bisa lima ratus ribu,bisa seratus ribu bahkan bisa tidak sama sekali bagi siwa yang tidak mampu ,”ungkap salah seorang sumber yang enggan nama nya di sebut kan.

Saat kepala dinas di hubungi melalu telpon seluler oleh salah seorang wartawan JKTV. Kadis pendidikan ,Nasrudin,” memapar kan itu tidak masalah hanya sekedar sumbangan,”kata nya kepada wartawan JKTV

Menyikapi hal demikian,”kabid dikdas SMP ,suwardi belum bisa di temui,diruwang kerja nya oleh wartawan kpk,. Untuk di mintai keterang (tab)

News Feed