by

Terminal Entrop Jadi Lahan Judi, Polda Papua Diminta Berantas!

-Hukam-403 views

KPK | Jayapura Papua – Selasa 18 Februari 2020, salah seorang awak media ini hendak bepergian guna melakukan aktifitas peliputan di kantor Walikota Jayapura yang berada  Entrop. Kagetnya wartawan, secara tidak sengaja hendak mampir sejenak di terminal Entrop untuk mengisi perut. Waktu itu di arloji tangan penulis berita ini sekitar pukul 13:26 Wit (jam 01:26).

Sewaktu tiba di terminal Entrop, wartawan media ini sangatlah Kaget dengan aktifitas yang begitu ramai di dalam terminal. Pemandangan yang tertangkap mata awak KPK, ada beberapa kumpulan orang yang berkumpul mengelilingi sebuah meja panjang. Kok bisa main di tempat umum?!, bahaya bagi edukasi moral generasi anak bangsa tentunya.

Terpantau wartawan secara langsung di terminal Entrop, sejumlah orang itu dengan secara terang-terangan melakukan aktifitas perjudian yg biasa di sebut ROLEX. Anehnya, mereka santai saja seperti seperti sudah dilegalkan aktifitas judi itu, dan lebih kaget lagi wartawan saat melihat ada sosok ASN yang ikut-ikut bermain permainan haram tersebut.

Tidak hanya itu saja. Herannya, semua pedagang yang berjualan di areal terminal itu bahkan ikut merelakan meja-meja mereka semua untuk dipakai buat bermain judi. Ada yg bermain catur dan ada pula yang bermain kartu, yang biasa disebut dengan istilah SAMBUNG TULANG.

Ketika wartawan menghampiri salah seorang bapak yang juga berada di tempat perjudian tersebut dan mewawancarainya, bapak paruh baya ini menjawab santai bahwa aktifitas judi ala terminal itu polisilah yang harus beritindak, tapi faktanya masih tetap saja ada belum dibubarkan.

“Hal ini sebenarnya bapak polisi selaku penegak hukum merekalah yang harus bertanggung jawab, karena ini tugas mereka. Kenapa masih ada kegiatan judi di sini, adik coba cari tahu saja. Tapi bapak mau kasih tahu, perjudian ini juga sudah berlangsung lama terhitung dari januari sampai sekarang masih terus berjalan.

Kalau mau dilihat, dan bapak mau bilang jujur untuk adik wartawan, kantor pilisi atau POLSEK berada tidak jauh dari terminal ini. Coba lihat!, aneh kan? Tapi aktifitas judi ini tetap saja dilakukan setiap hari tanpa ada lagi rasa takut dan bisa seenaknya mereka bebas bermain.

Prakfek judi yang sudah berjalan lumayan lama di sini, jujur saja kita bisa curigai jangan sampai ada semacam ada pemeliharaan begitu oleh oknum-oknum tertentu di Polsek. Terminal ini kan masuk wilayah hukum mereka. Lihat saja sendiri ade, padahal mereka main uang dengan terang-terangan di muka umum.

Jadi Timbul pertanyaan di benak kita yang sering mampir di sini untuk minum kopi dan makan saja, sebenarnya ini judi atau bukan?. Kalau judi, kenapa tidak ada satu pun polisi yang datang dan menangkap orang-orang yang bermain bersama otak penggerak perjudian di terminal ini?. Inikan permainan haram.” Urai bapak tadi yang meminta namanya diinisialkan (WS).

Sungguh sangat disayangkan sekali jika aktifitas perjudian ini masih terus berjalan. Yang jelas, apapun bentuknya, yang namanya JUDI memang sangat bertentangan dengan moral serta iman sebagai umat beragama dan juga hukum.

Lewat rillisnya berita ini, media koran pemberitaan korupsi sangat meminta bapak Kapolda Papua untuk segera memerintahkan jajarannya, agar perjudian yang masih terus dilakukan di terminal entrop kota jayapura itu dapat segera diberhentikan. Orang-orang yang melakukan kegiatan haramnya pun harus bisa dihukum setimpal dengan perbuatannya, sesuai undang-undang yang berlaku. •Michael, Jeffry.•

News Feed