by

Kinerja BPN Lampura Dipertanyakan dalam Jalankan Program Sertipikat Gratis

-Daerah-798 views

KPK | Lampung Utara – Tidak asing lagi bila kita mendengar sertipikat geratis yang sering kali di bagikan presiden RI di setiap pertemuan dengan masarakat.

Program sertipikat geratis yang terus bergulir bukan saja di pungut biaya oleh kepala desa dan POMAS serta biaya berpariasi yang di tetapkan oleh pemerintah desa dari paling kecil RP 300 000 hinga Rp 600 000 per sertipikat.

padahal di media sosial banyak sekali kalangan penguna facebook yang terus memposting ( Laporkan bila biaya sertipikat lebih dari Rp 150 000.)
Pertanyanya mengapa biaya sertipikat hinga bisa mncapai lebih dari angaran yang sudah di tetapkan. Tentu ada banyak hal,,

Oknum kepala desa serta pengurus di desa ingin untung besar dari program Sertipikat geratis tersebut hinga permintaan BPN Rp 50 000 per buku atau per sertipikat, Hinga berdalih kepada biaya pengukuran di lapangan.

Lebih lebih lagi para petugas yang di tunjuk BPN ke lapangan Bekerja tidak sesuai harapan masarakat,

Berbagai keluhan yang di dapati tim koran pemberitaan kmorupsi di beberapa desa di Lampung Utara pengukuran yang di lakukan asal jadi tidak sesuai batas hinga menyusutnya lahan. Serta bila di tanya hal tersebut alasn jona merah sudah pernah di sertipikatkan,, lalau kenapa pihak tuan tanah tak pernah tau bila tanah tersebut telah di sertipikatkan alasan alasan aneh yang di dapati.

Bila hal hal tersebut di atas terus berlanjut bekerja tidak sesuai yang di harapkan masarakat tidak menutup kemungkinan hal tersebut di atas akan menyebabkan komplik di masa yang akan datang.

Maka dalam temuan temuan yang di dapat oleh tim koran pemberitaan korupsi sesegera mungkin pihak pihak yang terlibat di dalamya agar segera di periksa oleh para penegak hukum dan intansi intansi yang berwenang agar program sertepikat gratais tersebut berjalan sesuai yang di harapakn pemerintah pusat dan memberi kepuasan kepada masarakat dan tidak menyebabkan komplik di masa yang akan datang. KPK Lampung Utara ( A Sandora)

News Feed