by

Diduga Memakai Gelar Palsu Seorang Kades di Kediri Jadi Tersangka

-Daerah-506 views

KPK | Kediri – Diduga memakai gelar palsu Sarjana ekonomi (SE) di dalam surat menyurat kependudukan Supadi kepala Desa di kediri jadi tersangka.

Supadi dituding memakai gelar palsu di setiap administrasi desa. Kasus itu terbongkar setelah adanya laporan warga Desa ke polisi.

“Tersangka ini kami kenakan Pasal 93 juncto Pasal 28 ayat 7 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang pendidikan tinggi,” ungkap Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana, Selasa (28/1/2020).

Kapolresta mengatakan penetapan tersangka sudah melalui prosedur yang berlaku. Polisi sudah memeriksa saksi ahli. Menurut Miko, penyidik sudah mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya surat menyurat di desa, yang tersangka menyematkan gelarnya tersebut. Selain itu, pemakaian gelar tersebut dalam administrasi kependudukan seperti KK dan KTP.

“Kami sudah lakukan pemeriksaan saksi, bagaimana beliau mendapatkan gelar itu. Makanya kami panggil hari ini sebagai tersangka. Sesuai aturan panggilan pertama, langsung kami periksa. Kalau sekiranya beliau tidak hadir akan kita panggil kedua,” Imbuh AKBP Miko indrayana menambahkan.

Sang Kepala Desa sendiri mengaku terzolimi atas penetapan tersangkanya ini. Supadi akan melakukan perlawanan. Supandi mengatakan dirinya telah menerima surat panggilan sebagai tersangka oleh penyidik Sat Reskrim Polresta Kediri.Namun Supadi membantah tuduhan penggunaan gelar palsu tersebut.

“Saya jadi bingung kenapa ditetapkan tersangka. Sedangkan proses penyidikannya saya tidak tahu. Setelah saya dipanggil sebagai saksi, 4 bulan setelahnya tidak ada kabar lagi. Ini aneh, tuduhan menggunakan gelar palsu itu tidak benar. Saya mencalonkan kepala desa dua kali pakai ijasah SLTA, dokumen KK, KTP SLTA, dan saya menganggap ini ada upaya penjegalan saya menjadi calon Bupati Kediri,” jelas Supadi kepada awak media

Supadi mengatakan singkatan SE yang ada di belakang namanya yang selama ini dicantumkan bukanlah gelar, melainkan kepanjangan nama dari Supadi yakni Supadi Subiari Erlangga (SE).

“Nama ini sudah ada penetapan dari Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri, dan ini sudah saya jelaskan ke penyidik. Saat ini saya masih berkoordinasi dengan kuasa hukum untuk mengambil langkah apakah harus melakukan gugatan praperadilan,” Ujar Supadi. (Biro kediri)

News Feed