by

Wow, Camat Sungkai Utara Darmin Diduga Praktik Pungli Usaha Kecil

-Berita-1,429 views

KoranPemberitaanKorupsi.com | Lampung Utara – Sejumlah warga Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara, diresahkan dengan adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) untuk pengurusan serta penerbitan surat ijin usaha dan surat ijin mendirikan bangunan (IMB).

Dari penelusuran awak media ini, dugaan praktik pungli itu dilancarkan oleh oknum Kecamatan Sungkai Utara, berinisial Bam, staf Pol-PP di kecamatan setempat.

Informasi yang didapat, modus oknum Bam menerapkan pungutan dimaksud dengan mempertanyakan IMB (izin mendirikan bangunan), ijin usaha, dan mengeluarkan surat resmi yang ditandatangani oleh Camat Sungkai Utara, dengan nilai mencapai satu juta rupiah lebih.

Disampaikan Suratmi, pemilik warung gerabatan Della, (55), warga Dusun Pemekaran, Desa Negararatu, kecamatan setempat, mengatakan, dirinya diminta oleh camat sejumlah Rp. 1 juta 400 ribu untuk melengkapi surat ijin usaha warung pribadi miliknya.

“Ya, saya dimintakan dana sebesar Rp. 1 juta 400 ribu untuk pembuatan surat ijin usaha. Suratnya sudah dibuatkan, Pak,” kata Suratmi, saat disambangi awak Media Rabu, (22/1/2020), seraya dirinya menunjukkan surat ijin usaha dimaksud.

Di tempat lainnya, Sugito, (75), warga Dusun Pemekaran, Desa Negararatu, kecamatan setempat, dirinya juga diminta oleh oknum yang sama untuk pembuatan surat ijin usaha serta ijin mendirikan bangunan (IMB) yang juga memiliki usaha warung gerabatan skala kecil. senilai 1 juta Rupiah

“Saya diminta untuk membuat IMB dan surat ijin usaha sekitar satu tahun yang lalu dengan biaya 1 juta Rupiah . Dan surat IMB-nya baru jadi serta saya terima hari Senin kemarin, (20/1/2020),” jelas Sugito.

Hasil penelusuran di lapangan, hampir seluruh warga se-Kecamatan Sungkai Utara yang memiliki usaha berupa warung gerabatan skala kecil maupun menengah dimintai hal yang sama dengan oknum dimaksud. Warung-warung yang dijumpai awak media ini bukanlah warung dalam jenis retail, agen, dan/atau distributor.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Sungkai Utara, Sevi Merianti, menyatakan, jika dirinya tidak mengetahui adanya ketetapan terkait penarikan pendanaan tersebut.

Dirinya juga meminta agar awak media dapat melakukan konfirmasi secara kepada Camat Sungkai Utara, Darmin.

“Kalau terkait itu, saya sarankan agar langsung konfirmasi ke Camat, ya. Tapi, kalau untuk ijin usaha maupun IMB, kan, memang harus ada. Jika warga bersangkutan yang membutuhkan hal itu kebetulan bertemu dengan saya, biasanya, saya langsung arahkan mengurusnya ke kabupaten dalam hal ini instansi terkait,” terang Sevi Merianti, Rabu, (22/1/2020), saat dikonfirmasi di kantornya.

Sementara itu, Camat Darmin menyampaikan dirinya tidak mengetahui adanya pungutan untuk pembuatan surat.ijin usaha maupun surat IMB.

“Kalau terkait pungutan ataupun pembiayaan yang diminta oleh staf saya, saya tidak mengetahuinya. Namun, memang benar saya menandatangani surat ijin usaha dan surat IMB untuk kepentingan administrasi warga saya,” tutur Darmin, saat dikonfirmasi, Rabu, (22/1/2020), melalui komunikasi via ponsel.

Dirinya juga menyampaikan jika tidak semua surat ijin tersebut yang ditandatanganinya.

“Surat ijin usaha yang dibutuhkan warga tidak semua yang saya ketahui. Bisa saja ada surat yang tandatangan saya dipalsukan oleh oknum-oknum tertentu. Karena, ya, gitu, tanda tangan saya ini mudah sekali untuk ditiru,” jelasnya. (Hamsah/ardi)

News Feed