by

Sekda Kotim Tegaskan Bahwa Tidak Ada Membuat Rekomendasi Galian C

-Daerah-497 views

Koranpemberitaankorupsi.com | Sampit, Kotim/Kalteng – Menindak lanjuti pemberitaan di edisi yang lalu tentang adanya pengakuan pengusaha tambang galian C yang terletak di Jalan Jendral Sudirman Km.9 Kelurahan Mentawabaru Ketapang Kecamatan Mentawabaru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur ( Kotim ) terkait apa yang disampaikan oleh pengusaha tambang galian C,

Tejo , tidak benar alias bohong. Tejo mengaku kegiatanya telah diberi rekomendasi oleh beberapa pejabat Pemda ternyata tidak benar dan berbohong untuk menutupi kegiatannya yang selama ini diduga ilegal,agar tidak tersentuh oleh hukum, selain itu juga menjadi kuat dugaan bahwa kegiatan tersebut diduga ilegal,”

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur ( Kotim ) melalui Seketaris Daerah ( SEKDA ) Halikin Nor SH.MM ketika ditemui diruang kerjanya Jum at. 17/9/2020. Sekitar pukul 10.00. Wib mengatakan, apa yang disampaikan oleh pengusaha tambang galian C itu tidak benar dan ngawur saja, atas dasar apa saya memberikan rekom kepada yang bersangkutan , selain itu juga semua yang berkaitan dengan izin pertambangan adalah urusan Dinas Pertambangan Propinsi dan bukan urusan Kabupaten ,maka dari itu saya juga sering kali mendengar keluhan dari berbagai masarakat luas terkait kegiatan tambang tersebut yang mengeluh , tidak sampai disitu saja , ujar Halikin,

kalaupun ada rekomendasi,misalnya saja dari Dinas PU yang membidangi, itu hanya kroscek pemberkasan saja bukan memberikan izin tambang yang dimaksud, dan mungkin saja membenarkan kalau disitu bukan kawasan Hutan Produksi ( HP ) dan selanjutnya yang punya kewenangan adalah Dinas Pertambangan Propinsi tidak lagi menjadi urusan Kabupaten,ungkap Halikin.

Ditambahkan Halikin , dalam waktu dekat saya akan mengirimkan surat kepada Gubernur Kalimantan Tengah ,akan meminta segera menerbitkan Peraturan Bupati ( PERBUB ) guna mengawasi kegiatan tambang galian C dan lain-lain agar tidak ada lagi keluhan masyarakat.

Karena selama ini kalau saya lihat banyak kegiatan tambang yang ada di wilayah sedangkan izinnya langsung dari propinsi , yang sangat dikhawatirkan, kalau keluar terus izin dan tidak dilakukan cek lapangan itu masuk kawasan pemukiman atau masuk kawasan Hutan Produksi, dan kawasan tata kota sehingga merepotkan yang ada di Kabupaten . Maka dari itu dalam waktu dekat saya akan meminta kepada Gubenur agar bisa menerbitkan Peraturan Bupati ( PERBUB ) gunanya agar dapat mengawasi secara langsung atau tidak langsung , kalau benar yang bersangkutan menggunakan izin pariwisata semestinya tanah yang digali itu digunakan untuk menimbun disekitar pariwisata yang akan dibangun dan bukan untuk diproduksi untuk dijual belikan tanah urug tersebut,

kalau seperti ini kronologisnya,seharusnya mereka harus memiliki 2 izin, yang satunya izin pariwisata, dan yang tidak kalah pentingnya harus memiliki izin Pertambangan dan reklamasinya harus jelas , ungkap Halikinnor.Dalam hal ini di minta kepada instansi terkait maupun penegak hukum wilayah setempat untuk menindak tegas oknum pengusaha tambang galian c yang berada di jl.jendral sudirman,km 9,kelurahan Mentawa baru, Ketapang, kabupaten Kotawaringin Timur,yang di duga melakukan kegiatan ilegal.

Wartawan:Team media KPK

News Feed