by

Enam Penambang Ilegal Sinabar Sudah Diamankan Polres SBB

-Hukam-116 views

koranpemberitaankorupsi.com | Maluku – Atas perintah Kapolda terhadap penambangan ilegal di gunung Sinabar atau gunung tembaga yang ada di seram bagian barat harus Sero.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. M. Roem Ohoirat dalam rilisnya kepada media di ruang kerjanya Rabu 15/01/2020 yang mana Ohoirat menjelaskan bahwa atas perintah Kapolda Maluku Irjen Pol.Royke Lumowa.MM, agar dari 6 tersangka yang sudah di amankan tidak ada lagi penambang – penambang ilegal lain lagi.

Di sampaikan Ohoirat” kemudian atas perintah Kapolda kepada Kapolres Seram Bagian Barat (SBB), agar segera mengambil tindakan tegas pada penambang – penambang ilegal yang ada di gunung sinabar Kabupaten Seram Bagian Barat. Ujarnya

Dari perintah tersebut sudah di tindak lanjuti oleh Kapolres seram bagian barat (SBB) bersama jajarannya melakukan penindakan tegas dengan mengamankan beberapa orang tersangka yakni Mandri Alias Man, Ahmad Kaliky alias Tam, Moksin Palisoa alias Abang, Pendi Wairaisa alias pendi, Fentje M.Pattipelohy alias Fentje, Fatmawati Kaliky alias Fat.

Lanjut Ohoirat” selain yang di lakukan oleh Kapolres SBB AKBP Bayu Tarida Butar Butar.SIk bersama anggotanya dalam penindakan tegas, awalnya di lakukan soaialisasi yang bergandengan dengan Pemda Kab.SBB, sehingga dari hasil itu terwujud Polres SBB berhasil mengamankan 6 orang yang sudah di tetapkan sebagai tersangka dalam kasus Penambangan ilegal Gunung Sinabar. Ujar Ohoirat

Di tambahkannya pula bahwa hingga saat ini Polisi tidak lemah dalam melakukan patroli dan pengawas ekstra ketat di sekitar wilayah Gunung Sinabar Kab.SBB. Sebut Ohoirat

Sekarang ini ada beberapa anggota dari Polres SBB yang sudah di tempatkan di wilayah penambangan tersebut dan nanti dalam waktu dekat ini Anggota dari Polda Maluku akan bergerak menuju lokasi Sinabar guna lakukan pengamanan. Ungkap Ohoirat

6 orang pelaku penambangan ilegel di gunung sinabar tersebut kini sudah di tetapkan sebagai tersangka dan sementara ke – 6 pelaku tersebut sedang di proses pada Polres seram bagian barat. Papar Ohoirat

Sementara Ohoirat menyampaikan beberapa barang bukti yang berhasil di amankan oleh Polres SBB yakni Batu Sinabar sejumlah 164 Kg, yang mana terdiri dari beberapa karung plastik, kemudian uang tunai sebanyak Rp. 16.700.000,- kemudian beberapa buah Hp, dan selain itu tersangka memiliki kendaraan yang di gunakan untuk mengangkut barang penambangan tersebut. Ungkap Ohoirat

Di sampaikan pula untuk di ketahui pihak media Ohoirat menyampaikan bahwa” Tim pihaknya masih berada di lokasi penambangan sehingga menjadi perhatian dan di himbaukan Ohoirat kepada Masyarakat agar jangan lagi melakukan penambangan – penambangan ilegal di sekitar gunung Sinabar, karena di ketahui dari berbagai penberitaan media ke public bahwa sebagian besar terjadinya banjir pandan yang terjadi di Jawa Barat itu akibat dari terjadinya penambangan ilegal. Tutur Ohoirat

Ohoirat mengharapkan serta memghimbau pada Masyarakat agar dapat mentaati dan jangan lagi kembali untuk melakukan penambangan ilegal pada lokasi Gunung Sinabar yang ada di Kab.SBB. Pintanya

Selain 6 orang tersangka tersebut yang sudah di sebutkn di luar dari pada itu ada salah satu anggota Polri yang juga terlibat dan kini sudah dalam proses, baik itu proses Pidananya maupun nanti akan di tindak lanjuti dengan proses pada aturan – aturan lain. Ucap Ohoirat

Di katakannya Ohoirat bahwa berdasarkan data yang di peroleh oleh pihaknya bahwa” gunung tembaga di SBB itu adalah penghasil Sinabar terbesar dan bahkan kualitas Nomor 1 di dunia, ini mengakibatkan munculah penambang – penambang ilegal yang selalu bermunculan dalam pengolahannya.

Sehingga Ohoirat menyampaikan harapan besarnya kepada Masyarakat sekitar yang ada di Kab.SBB agar jangan lagi melakukan hal tersebut karena akan berhadapan lansung dengan pihak Kepolisian serta akan di tindak tegas sesuai dengan aturan Hukum yang berlaku. Harap Ohoirat (Veja)

News Feed