by

Ada Aroma KKN di Sekretariat DPRD Tuba, BPK Diminta Audit Anggaran

-Hukam-391 views

KPK | Tulang Bawang, Lampung – Anggaran Publikasi Lima (5) Miliyar Lebih Tahun Anggaran 2019 di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang yang Diduga Ber,aroma Korupsi Kolusi dan Nipotisme (KKN) Hal,ini Harus menjadi Catatan, Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK-Ri) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK-Ri) untuk Mengaudit Anggaran yang Habis tidak Tepat Guna terhadap media yang ada di kabupaten Tulang Bawang.

Karena Fakta yang terjadi kepada puluhan bahkan ratusan media yang ada mitra kerja sama dengan Sekretariat DPRD tulang Bawang Miris” Tidak ada solusi untuk di bayar,Sementara, Pembayaran Koran Baik Media Harian, Mingguan, dan Eletronik di kantor Setempat telah Menungak Selama Delapan (8) Bulan dan Publikasi Kegiatan Paripurna DPRD dalam Acara HUT kabupaten, Tulang Bawang Ke 22 Tahun 2019.

Hal, ini Mendapat Kecaman Keras Dari Kordinator Wilayah Forum Pers Independent Indonesia (FPII) JNAIDI AMRIN dan ketua DPC,persatuan wartawan republik Indonisia ,(PWRI) TABRANI Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung” Yang Mewakili Puluhan Media yang sempat mendatangi kantor DPRD Tulang Bawang hari Senin yang Lalu hingga senin 13/1/2020 Dini hari,di karenakan ada janji Sekretaris Dewan (Sekwan) Yang Baru “HARYANTO” memeritahkan akan memberikan Solusi atas pembayaran Sangkutan Pejabat yang lama, sehingga kedatangan Puluhan awak media di sekretariat DPRD Tulang Bawang bagaikan Tiada Arti.

Saya Sangat Mengecam Keras atas Perilaku Oknum Pejabat (Sekwan) yang baru dan Jajaran nya,Karena,Pada Senin yang Lalu Oknum Pejabat tersebut memberikan Angin Surga kepada Puluhan Rekan Media Yang memiliki Kontrak Kerja Sama Berlanganan Koran dan Publikasi Advetorial dengan sekretariat DPRD Tulang Bawang tahun anggaran 2019 yang telah berlalu.

Pada saat di ruang Rapat Sekretariat DPRD Tuba” Oknum (Sekwan) dan Jajarannya menyuruh Agar Bisa datang kembali pada hari senin 13/1/2020 sikitar pukul 9,00 Sampai dengan Selesai, untuk memberikan Tangapan dan solusi yang terbaik antara Pejabat Sekretariat dan Perusahaan Pers yang ada di Tulang Bawang, Namun, Hal,ini sangat miris karena Sekwan Tersebut Buang Badan dan Ngan untuk bertemu dengan Puluhan Media yang telah di catat nya dalam Daftar Hadir pada hari senin lalu, Kata JUNAIDI.

Oleh Karena itu Sebagai Catatan Besar Untuk Lembaga, Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK-Ri) dan Lembaga Anti Rasuah,Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK-Ri) agar segera Mengaudit Anggaran Dana Sebesar Lima Miliyar Lebih Untuk Belanja Surat Kabar dan Publikasi lainnya Tahun 2019 Yang Diduga tidak tepat guna untuk media.

Dalam Kecaman Ketua FPII Tuba”JUNAIDI AMRIN” Mengatakan,BPK-Ri dan KPK-Ri Harus Mengaudit Beberapa Pejabat Lama Baik Mantan (Sekwan) dan Jajaran nya, yang sudah di Mutasi oleh bupati Tulang Bawang Hj. Winarti Beberapa Waktu yang lalu di beberapa Kantor Yang ada di lingkungan Pemkab Tulang Bawang kata dia.

Hal,ini akan kita Dukung semua Rekan Media untuk Turun di jalan (DEMO) di hadapan Pemkab Tuba maupun pihak Penegak Hukum yang ada di Lampung,Agar Tindakan yang Diduga merugikan negara Khusus di sekretariat DPRD Tuba bisa Terbonglar. (tim)

News Feed