by

Proyek Embung di Desa Sungai Rangit Jaya SP 6 Diduga Asal-asalan

-Daerah-1,645 views

Koranpemberitaankorupsi.com | Pangkalan bun, Kobar/Kalteng- Dari hasil pantauan kami team media KPK di lapangan,ada di temukan proyek embung yang berada di desa Sungai Rangit Jaya sp 6,kecamatan Pangkalan lada,kabupaten Kotawaringin Barat di duga di kerjakan secara asal-asalan (asal jadi).

Hal ini di buktikan di pekerjaan embung ini sudah rusak dan jebol, padahal pekerjaan ini baru beberapa bulan saja, dan bahkan yang lebih mirisnya lagi, embung inipun belum di pungsikan sama sekali. Dari hasil konfirmasi kami team media KPK dengan warga setempat mengatakan bahwa, embung ini sebenarnya tidak ada pungsinya sama sekali, karena air yang di alirkan ke embung ini adalah berasal dari limbah masyarakat sekitar, selain itu pekerjaan embung ini di buat secara asal jadi saja oleh pihak kontraktor, ungkap warga.

Kontraktor yang mengerjakan pekerjaan embung ini adalah CV. Nofa Selaras Perdana dengan no kontrak:600/62-SP/SDA-2019/PUPR,nilai kontrak: Rp.338.185.000(tiga ratus tiga puluh delapan juta seratus delapan puluh lima ribu rupiah), jangka waktu pekerjaan di mulai tanggal 18 juli 2019 dan selesai tanggal 14 november 2019. Dan saat kami team media KPK ingin melakukan konfirmasi ke pihak kontraktor selaku pelaksana pekerjaan embung ini melalui via telepon, kontraktor atas nama Sk ini menjawab bahwa, besok saja kita ketemu, tetapi setelah kami team media KPK ingin melakukan konfirmasi kembali ke Sk ini, melalui via telepon tetapi Sk ini tidak mau mengangkat,

hal ini jelas bahwa pihak kotraktor atas nama Sk terkesan menghindar untuk di lakukan konfirmasi. Pada saat yang bersamaan, kami team media KPK melakukan konfirmasi ke dinas PUPR melalui plt kepala dinas PUPR Kobar Juni Gultom lewat via pesan WA,Juni Gultom menegaskan bahwa, pihak kontraktor selaku pelaksana dari pekerjaan embung ini harus bertanggung jawab sepenuhnya karena pekerjaan ini masih tahap pemeliharaan, dan bahkan harus memperbaiki seperti semula lagi, jelas Juni Gultom.

Masih keterangan Juni Gultom, kami dari dinas PUPR sudah sering kali menghimbau dan menegaskan kepada pihak rekanan kontraktor untuk selalu mengutamakan kwalitas dan kwantitas dalam pekerjaan, jangan hanya mementingkan serta memikirkan keuntungan semata yang akhirnya bisa mengakibatkan kelalaian dalam menjaga kwalitas dan kwantitas pekerjaan tersebut, khususnya proyek dari dinas PUPR,ungkap Juni Gultom.

Berita ini akan berlanjut ke edisi mendatang. Wartawan Laila/Ronny

News Feed