by

Diduga Izin Pariwisata Alih Fungsi Jadi Izin Galian C

-Daerah-494 views

Koranpemberitaankorupsi.com | Sampit, Kotim/Kalteng – Menindak lanjuti pemberitaan beberapa hari yang lalu terkait adanya dugaan galian C bodong tidak memiliki izin, terletak di Jalan Jendral Sudirman Km 09 Kecamatan Mentawabaru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur ( KOTIM ) akhirnya terjawab.

Kegiatan tambang galian C yang seharusnya mengantongi izin resmi dari Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Tengah, akan tetapi kenyataanya diduga kuat pengusaha galian C ini tidak memiliki izin resmi dari Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Tengah, pertanyaannya ?

Ada apa dengan pengusaha yang satu ini, berani mengelola usaha tambang yang tidak memiliki izin dan berani melakukan kegiatan tambang galian C selama bertahun tahun masih berjalan lancar dan tidak terhendus oleh petugas. Hingga saat ini keadaan lokasi tambang galian C tersebut, lebar tidak kurang dari puluhan hektar dan kedalaman5 hingga 7 meter, dengan keadaan yang sangat- sangat memprihatinkan layaknya lautan.

Dari hasil konfirmasi kami team media KPK dilanpangan kepada pengelola sekaligus pemilik tambang galian C sebut saja, Tejo ( 45 ) ketika ditemui team media KPK Kamis 09/12/2020 sekitar pukul 12.00 WIB mengatakan dan membenarkan adanya tambang yang mereka kelola tanah urug adalah miliknya.

Saya memiliki izin dari dinas Pariwisata saja dan itu memang isinya akan saya bangun pemancingan ikan setelah pemanfaatan tanah dan pasir urug itu habis,baru direncanakan untuk Pariwisata pemancingan, selain itu juga saya mengajukan izin sudah melalui prosedur meminta rekomendasi dari berbagai pihak, baik itu Dinas PU bagian tata ruang dan Dinas Kehutanan, bahkan saya mendapatkan rekomendasi dari Dinas Badan Lingkungan Hidup ( BLH ) dan Sekda Kotim, ungkap Tejo.

Tidak sampai disitu saja karena itu saya anggap tidak ada masalah prosedur sudah saya ikuti kenapa tidak berani beraktivitas,masih kata Tejo. Tejo ketika disinggung terkait kegiatan tambang galian C yang mereka kelola, apakah ada izin khusus galian C dan terkait dengan reklamasinya, ekplorasinya seperti apa? Sangat disayangkan yang bersangkutan terdiam dan tidak dapat memberikan jawaban.

Dalam hal ini,sudah jelas diduga kuat pemilik dan pengelola tambang galian C tersebut diduga kuat tidak mengantongi izin resmi dari Dinas Pertambangan dan Energi, artinya selama ini yang bersangkutan hanya menggunakan izin dari Dinas Pariwisata dan bukan dari Dinas Pertambangan dan Energi. Sementara Undang Undang No. 04 tahun 2009 tentang Memiliki sumber daya alam berupa pasir dan bahan galian C tanpa memiliki izin resmi dapat dijerat dengan pidana.

Berita inipun akan tetap berlanjut ke edisi mendatang sampai ada tindakan dari instansi terkait dari permasalahan ini.

Wartawan:team media KPK.

News Feed