by

LSM WGAB Serukan Sekretaris KPU Papua Harus OAP

-Politik-318 views

KPK | Jayapura, Papua – Tahapan seleksi jabatan sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua yang saat ini sedang dilakukan, sudah memasuki Tahap III berupa seleksi Wawancara.

Di alam Otonomi Khusus alias Otsus, di mana afirmasi kepada penduduk asli pribumi atau yang lebih trend dikenal dengan istilah OAP (= Orang Asli Papua), masyarakatnya masih menginginkan kepemimpinan di semua sektor, yang prioritasnya dikuasai oleh putera-puteri pribumi pemilik negeri Cenderawasih itu sendiri. 

Tentang posisi jabatan sekretaris KPU yang sudah selesai seleksi wawancaranya pada 6 desember 2019 kemarin, ketua LSM Wadah Gerakan Anak Bangsa {WGAB} Provinsi Papua Yerry Basri Mak, SH turut angkat bicara.

Mengenai posisi jabatan strategis di KPU Papua itu, Yerry sangat mendesak pihak penyeleksi agar tidak serta merta terpaut kepada regulasi tata cara yang normatif semata, tetapi patut juga melihat UU Otsus sebagai pertimbangan logis, termasuk jika menyinggung soal hak kesulungan bagi OAP di negerinya sendiri.

“Kita tahu bahwa secara aturan sudah ada regulasi yang normatif di negara kita, yang mengatur tentang tata cara perekrutan komisioner KPU itu sendiri. Hal itu tidak bisa kita pungkiri memang.

Tapi sebagai penduduk pribumi di pengujung masa otonomi khusus yang masih berjalan, juga menyinggung hak-hak kesulungan, saya menyerukan dan sangat meminta agar team seleksi tidak menutup mata dan mengabaikan hal ini.

Ini alam otsus, ada afirmasi atau kekhususan di Tanah Papua bagi orang asli Papua atau OAP. Dan terkait dengan KPU sebagai jantungnya penyelenggara pemilihan, kami minta ada perhatian KPU RI, supaya memperhatikan seruan kami yang kami rasa sangat logis ini.

Sekretaris KPU Provinsi Papua harus murni orang asli Papua, tidak boleh berasal dari suku dan ras yang lain. Itu seruan kami mewakili seluruh masyarakat asli Papua. Harus beri afirmasi bagi OAP!. Kenapa?, karena masih ada otsus sampai sekarang.” Seru Yerry tegas.

Pimpinan WGAB menutup pernyataan tegasnya yang dilayangkan melalui whatsapp kemarin sore (09/12), dia sangat mengharapkan agar ada perhatian Gubernur, ketua DPRP dan juga ketua MRP sendiri, tentang kursi sekretaris KPU Papua yang kini diperjuangkan untuk harus diduduki OAP.

“Bapak Gubernur kita harus ikut memperhatikan harapan kami orang asli Papua. Saya juga serukan kepada bapak ketua DPRP, dan terutama lagi buat bapak ketua MRP sebagai lembaga kultur dan ras kita OAP, supaya tidak tinggal diam.

Tolong bapak Gubernur sebagai figur OAP dan ketua DPRP, juga MRP, kami sangat mendambakan orang asli Papua-lah yang harus duduk sebagai sekretaris KPU Papua. Itu harus, tidak boleh suku lain. Ini permintaan kami LSM WGAB, bersama masyarakat kita OAP di atas Tanah Papua yang kita cintai.

Semoga seruan kami ini bisa didengar para pemimpin daerah kita di Papua. Juga semoga bisa didengar dan direspon positif oleh pimpinan KPU Pusat. Tolonglah!, sekretaris KPU Provinsi Papua sekali lagi kami sampaikan; harus OAP murni seratus persen yang mendudukinya!.” Tutup Yerry berpesan. {Crew: •Jeffry, R.W~Kaperwil•}

News Feed