by

Terkait Dugaan Fee DAK 2019, LSM LAKI Minta Polda Lampung Sikapi

-Hukam-1,094 views

KoranPemberitaanKorupsi.com | Lampung Utara – Adanya pemberitaan di media ini pada hari Kamis 12/12/19, terkait ada dugaan gratifikasi/fee yang dilakukan oleh oknum pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Utara, berinisial ‘SW’.

Sumber anggaran APBN berbentuk Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dinas pendidikan dan kebudayaan tahun 2019, yang diperuntukan kepada sekolah-sekolah yang ada di lampung utara. sebanyak 84 sekolah terdiri dari TK,SD dan SMP. Global anggaran yang di salurkan pemerintah pusat berjumlah kurang lebih Rp.21 miliar, yang kini telah memsuki termin terakhir, jumat (13/12/2019).

Kini banyak menuai keluhan disebagian besar Kepala Sekolah Yang menerima DAK.dugaan adanya fee yang di setor kepada Oknum Pejabat Disdik, menurut pengakuan dari narasumber yang akurat, fee tersebut dipungut 10 sampai dengan 15% dari nominal anggaran yang diterima oleh pihak sekolah.

Adanya pemberitaan di media KoranPemberitaanKorupsi.com “Alian Arsil selaku Ketua Umum (LSM-LAKI) Lembaga Anti Korupsi Indonesia, sangat mengecam keras serta mengutuk semua bentuk korupsi disegala bidang Instansi pemerintah khususnya di Kabupatan Lampung utara,

Carut marutnya keuangan Lampung Utara, dan pasca OTT Kepala Daerah Kabupaten Lampung Utara, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak membuat efek Jera para oknum-oknum nakal. Contohnya di Dinas Pendidikan Lampung Utara, seperti yang diberitakan di media ini, adanya indikasi setoran atau fee dari DAK fisik tahun 2019,

Menurut saya itu sangat memalukan dan saya mengecam keras oknum yang telah mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten Lampung Utara. ujar alian

“Mengingat banyaknya laporan korupsi yang mandak, di Kapolres Lampung Utara serta Kejaksaan Negeri Lampung Utara, membuat masyarakat dan LSM ataupun media.” Sebagian besar tidak lagi mempercayai 100% kepada Aparat Penegak Hukum (APH) yang ada di Lampung utara,

maka dari itu, Saya minta kepada Kapolda Lampung dan Kajati Lampung. Untuk segera menyikapi persoalan yang ada di Dinas Pendidikan Lampung Utara, khususnya kepada oknum Kabid yang telah merusak Citra pendidikan di diknas setempat dengan cara yang sangat tidak terpuji

Usut sampai ke akar-akar nya para pelaku korupsi yang ada di Diknas setempat, agar di kemudian hari tidak ada lagi oknum yang berani bermain-main dengan anggaran negara, pungkas Alian. (Rama)

News Feed