by

Telan Anggaran Rp1,6 M Hasil Akhir Bimtek Sekdes Lampura Dipertanyakan

-Daerah-390 views

KoranPemberitaanKorupsi.com| Lampung Utara – Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang di adakan oleh Event organizer (Eo) pada hari senin, 2/12/2019 sore hari, rombongan berkumpul dan diberangkatkan dari taruko ll Jl. Lintas Tengah Sumatera, Desa Kali Balangan, Kec.Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara. “Tujuan Bimtek diadakan di Yogya, anggarkan dari Dana Desa dimasukan dalam APBDes sebesar Rp. 8 Jt/sekdes selama lll hari,” selasa (3/12/2019).

Yang mengikuti Bimtek Sekdes dari 232 desa yang ada di Kabupatan Lampung Utara, hanya 200 perserta yang ikut selama tiga hari dengan anggaran Rp.8 jt/sekdes. 200 x 8 : 1,6 miliar anggaran yang di tersedot dari Dana Desa tahun 2019.

nara sumber dipertanyakan? apakah telah memunuhi unsur. “Untuk menjaga kualitas pelaksanaan program pelatihan bimbingan teknis peningkatan kapasitas aparatur Pemerintah Desa narasumber akan dipilih secara selektif, Kompetensi dan pengalamandi bidang Desa narasumber sebagaimana dimaksud di atas antara lain.”

Kemendes PDT dan transmigrasi. Direktorat jenderal bina pemerintahan desa (Kemendagri). Biro hukum Kemendagri. Akademisi.

Semestinya, pelaksanaan bimtek sesuai dengan Undang-Undang Perbendaharaan Negara, sebagaimana yang dituangkan dalam pasal 3 hal tersebut senada dengan apa yang sudah diamatkan di dalam Undang Undang.

“Azas pengelolaan keuangan desa, transparan, didalam pengelolaan desa hak Bimtek azas akuntabel, ini ada yang menentukan bahwa setiap kegiatan dan hasil ahkir kegiatan penyelenggaraan Pemdes khusus pengelolaan keuangan desa harus dapet dipertanggung jawabkan kepada masyarakat atau rakyat sebagai pemberi mandat kekuasaan desa.”
R Habibie S.STP.MM, Mewakili Kadis DPMD Ir. H. Wahab.MM ketika di konfirmasi di ruangan nya, “iya memang benar pada hari senin 2/12/219. Seketaris desa se Kabupaten Lampung Utara, yang mana jumlah perserta bimtek atau setadibanding, laporan yang kami himpun dari Apdesi seluruh 232 desa/sekdes hanya 200 perserta mengikuti Bimtek selama 3 hari melaksanakan bimtek di Jogja,

Mereka telah mengirim surat kepada Dinas PMD bagian Pemdes, untuk melakuakn pendampingan dan nara sumber kepada kami akan tetapi hasil kordinasi kami degangan Pimpinan kami dari dinas PMD ini terbentur dengan anggaran. disebabkan tidak ada nya anggaran untuk melakukan pendampingan, dan kami tidak ingin membebankan nya ke pada desa. Maka perintah Pimpinan kami untuk tetap berada di tempat/kantor, ujar Habibie.

Sampai berita ini di rilis ketua APDESI Kabupaten Lampung Utara Edwar, belum bisa di konfirmasi disebabkan masih dalam ke adaan sakit.
Hal serupa, belum bisa mendapat kontak baik secara langsung atau melalui via henpon untuk konfirmasi dengan event organizer (Eo). (Rama)

News Feed