by

Oknum Diskominfo Tuba Tidak Terima Diberitakan Sewa Preman

-Daerah-50 views

KPK | Tulang Bawang Lampung – Dengan ada nya terkait penyajian pemberitaan yang di publikasi kan wartawan media koran pemberitaan korupsi (kpk) beberapa hari yang lalu, jumat (22/11/19) oknum Diskominfo Tulang Bawang,di duga sewa preman .senin (2/12/19)

Saat itu sekira pukul 11.30 WIB senin (2/12/19) sese orang yang tidak di kenal mengaku masih famili dari seorang oknum dinas pegawai negri sipil (PNS) Diskominfo Tulang Bawang menemui wartawan koran pemberitaan korupsi (kpk)

Iya mencerita kan itu orang kita ,jadi apa permasalahan sampai muncul pemberitaan yang tidak di harap kan.

Wartawan koran pemberitaan korupsi (kpk) Memapar kan ,bahwa kami dari media hanya menyampai kan asfirasi ,kekeluah tentang cara pencairan ,pembayaran dana publikasi mau pun dana advetorial yang selama ini sudah menjalin kemitraan Diskominfo kepada awak media yang bertugas di wilayah kabupaten Tulang Bawang.

Karna menurut kami dari awak media pecairan yang akan di bayar kan itu tidak sesuwai dengan harapan Sementara itu pihak perusaan tidak mau tau hal itu,karna semua awak media punya perusahaan dan tanggung jawab kepada pempinan prusahaan,” ukap wartawan kepada salah sese orang yang menemui,senin (2/12/19)

Jelas nya kembali,kami dari media tidak ada unsur untuk saling menjatuh kan siapa pun ,kami hanya menyampai kan keluhan dan asfirasi . Agar semua nya itu bisa penuh pertimbangan dan solusi yang terbaik supaya semua nya bisa terakumodir dan berjalan baik.

Karna kami dari awak media merasa terbebani dengan perusahaan media
Jika kami tidak memenui kewajiban dan tanggung jawab kami ke pimpinan purasaan media kami.

Maka dari itu menurut kami pencairan atau pembayaran dana kemitraan publikasi,advetorial Diskominfo Tulang Bawang jauh dari harapan

Sekira nya tagihan berkisar rp 78 juta dalam satu tahun Hanya bisa terbayar kan berkisar rp 2500 ribu rupiah sampai rp 3 juta rupiah. Itu termasuk belum di potong pajak. Sementara itu kegiatan tahun 2019 akan berahir.

Selang beberapa waktu kemudian,sekira pukul 8.30 wib malam hari ,selasa (3/12/19) Seorang yang di duga pesuruh oknum Diskuminfo,menghubungi via telpon genggam ,mengatakan bahwasa : telah saya sampai kan kepada humas kuminfo tentang pencairan atau pembayaran dana kemitraan publikasi mau pun dana advetorial itu belum bisa terpenuhi pembayara nya . Untuk tahun 2019. Melain kan akan terbayar di tahun mendatang 2020,” jelas nya (tab)

News Feed