by

Pemkab Lampura PHP, Apdesi & PPDI Lakukan Unras

-Daerah-138 views

KoranPemberitaanKorupsi.com | Lampung Utara – Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indoneaia (Apdesi) dan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) dari semua 23 Kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Utara, beramai-ramai hari ini senin 2/12/2019. gruduk Pemkab, Lampung Utara, bertujuan untuk mempertanyakan hak mereka yang belum realisasi selama 9 bulan,

pantauwan media ini dilapangan, dari Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) serta (PPDI) Persatuan Prangkat Desa Indonesia.

dari masing masing Kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Utara, menyeluruh berkisaran ribuan massa melakukan aksi damai di depan Pemkab Lampung utara, senin (2-12-2019).

Dari tuntutan gabungan seluruh (APDESI) Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia dan (PPDI) persatuan perangkat desa indonesia, ini kami mempertanyakan janji Pemkab, Lampung Utara, yang akan membayar gajih honorer kami pak selama ini selalu janji dan janji yang kami terima, bukan hak/gajih kami,

Kami prangkat desa selama 9 bulan terhitung dari April sampai Desember 2019 belum menerima gajih.

“menggigat yang sudah terbayar baru 3 bulan dari januari sampai Maret 2019.” ini sudah ahir tahun pak kapan lagi kami akan terima gajih, anak istri kami butuh makan, anak kami sekolah perlu uang jajan pak, “saya sendiri dari salah satu desa di Kabupaten ini, di tuntut untuk bekerja setiap hari dari hari senin sampai jumat, kami mengabdi kepada pemerintah sepenuh hati, tapi kemana hak/gajih kami pak, keluh At (41) perangkat desa.

Ditempat terpisah, PJ Seketaris Daerah (Sekda) Sofyan sp.mm, menyampaikan.

“Harpan kami Pemda dan pimpinan, mereka bisa menerima itu. bersabar dikarnakan situasi nya bkan dibuat-buat dikarnakan memang tidak memungkinkan.”

Kita sekemakan itu di tahun 2020 secara detail dengan semua panitia badan Anggaran DPRD Lampung Utara, pada pembahasan APBD tahun 2020, semua saran dan keluahan dari para kades itu sudah kita tuangkan. Maka kita berani di tahun 2020 di bulan januari dan pabwari kita selesaikan semua,

“Ada nya pembayaran tiga bulan di beberapa desa itu, bagini kemarin itu ada dana penerimaan masuk jadi ada beberapa desa yang bisa di bayarkan, setelah itu dana penerimaan terhambat lagi, ujar Sofyan. (Rama)

News Feed